Tuesday, September 29, 2020

SEOLREIM COSMETIC BLOOMING CELL DUAL EFFECT MASK GREEN REVIEW

Assalamu’alaikum
Haloo dosti… Welcome back to www.titahsanjana.com

Yuk para pecinta skincare Korea merapat. Sini sini, aku mau review produk dari Korea nih namanya Seolreim Cosmetic Blooming Cell Dual Effect Mask. Kayaknya ini pertama kalinya aku review sheet mask. Ngomong-ngomong soal masker, aku lebih suka pakai masker wajah yang model sheet mask kayak gini karena nggak perlu cuci muka lagi hehe tapi sesuai kebutuhan juga sih. Nah produk ini ada 3 varian yaitu Red (Improving Elasticity), Blue (Moisturizing, dan Green (Brightening). Jadi aku pilih yang Green karena aku mau fokus mencerahkan kulit wajah. Yuk langsung aja ke reviewnya...

ABOUT THE PRODUCT
Source : Charis Official
Source : Charis Official
Source : Charis Official
Source : Charis Official
Source : Charis Official

Source : Charis Official
Source : Charis Official

Nah, untuk klaimnya temen-temen bisa cek gambar-gambar diatas ya. Berikut ini klaim secara keseluruhan mengenai Blooming Cell Dual Effect Mask:
Premium mask sheet made by skin care expert 
- Containing 35ml of highly enriched milky essense
- Strengthening skin barrier with Ceramide Abstract
- Excellent adhesion to skin, 100% cotton ultra-fine sheet

Berikut ini klaim khusus untuk varian Green:
- Improving skin tone
- Intensive moisturizing
- Skin glowing
- Brightening

Base ingredient untuk varian green ini adalah Niacinmide, pasti udah pada familiar banget ya sama kandungan skincare yang satu ini. Kemudian untuk key ingredientsnya adalah Phytochemical dan Ceramide moisturizer.
Phytochemical : providing glowing and vitalized skin and making healthy skin
Ceramide moisturizer : Make skin barrier and healthier, hold moist tight and enhacne the skin moist level
Sedangkan untuk ingredients tambahannya adalah Mate leaf extract, Snail mucuous filtrate, Pearl extract, Lyli extract dan Illicium verum extract. Untuk ingredient lengkapnya nanti akan aku tulis dibagian ingredients ya. 
Netto : 35g
Skin type : for all skin type
Recommended Age : male and female of all ages

PACKAGING 
SEOLREIM COSMETIC BLOOMING CELL DUAL EFFECT MASK GREEN REVIEW
Nah, jadi foto diatas adalah packaging box da produknya ya. Untuk 1 box isinya ada 5 sheet mask ya, yang dua udah aku pakai jadi sisa 3 hehe. Sebenarnya aku udah pernah foto lengkap ke 5 sheet masknya tapi nggak tau filenya kemana jadi aku foto ulang.
SEOLREIM COSMETIC BLOOMING CELL DUAL EFFECT MASK GREEN REVIEW
SEOLREIM COSMETIC BLOOMING CELL DUAL EFFECT MASK GREEN REVIEW
Desain depan packaging box sama packaging produknya ini sama didominasi warna hijau, silver dan putih namun untuk boxnya lebih glossy. Menurut aku packaging boxnya ini sangat memudahkan kita dalam mengira-ngira produk yang ada didalamnya itu seperti apa karena gambar yang ada dipackaging box adalah bentuk produknya.
SEOLREIM COSMETIC BLOOMING CELL DUAL EFFECT MASK GREEN REVIEW
SEOLREIM COSMETIC BLOOMING CELL DUAL EFFECT MASK GREEN REVIEW
Sama seperti bagian depan, untuk bagian belakang packaging box dan packaging produk isinya sama ya. Keterangannya semua menggunakan bahasa Korea.
SEOLREIM COSMETIC BLOOMING CELL DUAL EFFECT MASK GREEN REVIEW
Pada bagian atas ini berwarna silver dan ada tulisan warna hijau bertulisakan "Blooming Cell Advanced Skin Regeneration Program".
SEOLREIM COSMETIC BLOOMING CELL DUAL EFFECT MASK GREEN REVIEW
Sedangkan untuk sisi samping kanan dan kiri ada keterangan netto produk.

INGREDIENTS
Water, Glycerin, Niacinamide, Butylene Glycol, Caprylic/Capric Tryglycerides, Glyceryl Ricinoleate, Glyceryl Arachidonate,Dimethicone, Lutus root extract, Wilde Acai extract, Pomegranate extract, Mate leaf extract, Ceramide3, Hydrogenated Lecithin, Caprylic/Capric Tryglycerides, Tocopheryl Acetate, Snail Secretion Filtrate, Glycine, Glutamic Acid, Cerlynascatic acid, Leucine, Alanine, Lysine, Arginine, Tyrosine, Phenylalanine, Threonine, Proline, Valine, IsoLeucine, Histidine, Folic Acid, Ascorbic Acid, Tocopherol, Pearl extract, Lily extract, Panthenol, Polysorbate60, Xanthan Gum, Polyacrylate -13, Polyisobutylene, Polysorbate20, Sorbitan Sesquioleate, Chlorphenesin, 1,2-Hexanediol, Propanediol, Caprylyl Glycol, Illicium Verum extract, EZ-14MHydroxyethylcellulose, Phenoxyethanol, Allantoin, Disodium EDTA, Fragrance

HOW TO USE ?

Step 1 : Bersihkan wajah sampai tidak ada sisa makeup yang tertinggal 
Step 2 : Gunakan toner sebelum memakai masker untuk menangkan wajah
Step 3 : Gunakan sheet mask di wajah kecuali mata dan mulut
Step 4 : Lepaskan masker setelah 10-20 menit dan biarkan essense menyerap ke kulit

Tips agar hasilnya maksimal:
1. Untuk mendapatkan kulit yang glowing dan lembab cukup gunakan 2-3 kali seminggu 15-20 menit.
2. Agar hasilnya lebih baik, gunakan masker setelah eksfoliasi.
3. Sisa essense bisa digunakan pada bagian tubuh yang terasa kering.
Source : Charis Official
Source : Charis Official

EXPERIENCE
Awalnya aku mengira produk ini sama seperti sheet mask pada umumnya, ternyata aku salah. Ternyata sheet masknya ini lebih tebal dan essensenya lebih kental seperti susu gitu. Karena sheet masknya ini tebal jadi essensenya ini terserap semua dan hanya sedikit yang tersisa dibungkusnya. Walaupun tebal tapi sheet mask ini tetap halus dan nyaman dipakai.
SEOLREIM COSMETIC BLOOMING CELL DUAL EFFECT MASK GREEN REVIEW
SEOLREIM COSMETIC BLOOMING CELL DUAL EFFECT MASK GREEN REVIEW
SEOLREIM COSMETIC BLOOMING CELL DUAL EFFECT MASK GREEN REVIEW

Temen-temen bisa lihat foto diatas kalau essensenya itu bener-bener terserap di sheet masknya. 
SEOLREIM COSMETIC BLOOMING CELL DUAL EFFECT MASK GREEN REVIEW
SEOLREIM COSMETIC BLOOMING CELL DUAL EFFECT MASK GREEN REVIEW
SEOLREIM COSMETIC BLOOMING CELL DUAL EFFECT MASK GREEN REVIEW

Aku seneng banget sih karena sheet masknya pas di wajah aku. Wanginya sendiri menurut aku nggak menyengat, tapi hidung manusia beda-beda kan ya ada yang nggak suka wangi-wangi tertentu. Biasanya aku pakai sheetnya ini sambil aku pijit-pijit biar essensenya cepet nyerap ke wajah. Nah, pas dipegang sheet masknya itu keliatan serat-serat cottonnya. Biasanya aku pakai malam hari biar paginya wajah aku bisa terlihat seger, kulit terasa lebih lembab dan cerahan dikit. Menurut aku essensenya ini pas nggak terlalu banyak walaupun masih ada sisa essense di sheet masknya. Kemudian essensenya juga mudah menyesap diwajah dan yang paling penting nggak bikin lengket. Berikut ini foto sisa essense setelah sheet masknya aku peras.
SEOLREIM COSMETIC BLOOMING CELL DUAL EFFECT MASK GREEN REVIEW
SEOLREIM COSMETIC BLOOMING CELL DUAL EFFECT MASK GREEN REVIEW
Nah, untuk sisa essensenya biasanya aku pakai di leher, tangan dan bagian yang menurut aku terasa kering. Menurut aku ini worth it sih, ya walaupun harganya agak pricey tapi manfaat yang didapat itu banyak. Karena aku suka sama produk ini, aku pakainya itu pas lagi banyak pikiran hehe. 

WHERE TO BUY ?
Temen-temen bisa kunjungi Charis

PRICE
Rp. 309.000 harga normal

RATE
8.5/10

Disclaimer : Produk ini aku review murni sesuai dengan pengalaman aku sendiri. Di aku cocok, belum tentu dikalian cocok juga karena setiap orang kulitnya beda-beda.

Nah, gimana nih temen-temen sudah pernah nyoba sheet mask? Maafin ya kalau ada salah-salah kata. Yuk share pengalamannya di kolom komentar.

Big Hug,


Titah Sanjana

Find me on

Sunday, February 23, 2020

FRUDIA GREEN GRAPE PORE PEELING PAD

Assalamu’alaikum
Haloo dosti… Welcome back to www.titahsanjana.com


Oke, di postingan kali sesuai dengan banner dan judulnya aku bakalan bahas mengenai skincare dari Korea. Hayoo siapa nih, temen-temen yang suka banget sama brand Korea ? Kalau aku sih tentunya sesuai kebutuhan dan cocoknya sama yang mana gitu ya hehe. Kira-kira pada udah tau belum nih brandnya apa ? Pasti pada tau dong kan di banner sama judul udah ada hehe. Yup bener banget nama brandnya adalah Frudia dan ini aku baru pertama kali denger juga sih. Point plus dari aku untuk brand ini, karena brand ini udah ada di Indonesia jadi kita nggak perlu lagi buat order dari Korea. Setelah aku cari di Google mengenai brand ini, ternyata banyak banget produknya dan lucu lucu packangingnya. Oke, mungkin ada temen-temen juga ada yang belum pernah denger brand ini, jadi aku mau kasih tau dikit mengenai produk ini ya cus langsung lansgung kita bahas

FRUDIA ? Apaan tuh ?

Frudia adalah Skincare Korea yang terbuat dari 100% ekstrak buah-buahan dengan metode produksi R VITA W technology yang mampu menjaga nutrisi dan vitamin dari buah tersebut dalam bentuk skincare. Frudia memiliki manfaat penting bagi kecantikan dari buah-buahan yaitu anti-oksidan alami. Setelah 30 tahun penelitian khusus oleh ilmuwan Welcos, Frudia menemukan cara untuk menutrisi kulit dan membuatnya bercahaya. 


Kalau Green Grape Pore Peeling Pad ini apa ?

Nah, jadi produk ini berfungsi untuk melarutkan kotoran dan mengangkat sel kulit mati yang menyumbat pori-pori sehingga menjaga kulit tetap halus dan lembut. Kemudian Tanin yang terkandung didalam ekstrak anggur hijau ini berfungsi untuk mencegah sekresi sebum yang berlebihan serta mengencangkan pori-pori secara menyeluruh. Hypoallergenic dengan pH yang mirip dengan keseimbangan keasaman kulit bisa menciptakan kulit yang sehat. Removing Oil Asam salisilat yang mampu menenangkan kulit karna iritasi dan menghilangkan minyak berlebih diwajah. Selain diwajah, dikarenakan ukuran pad yang besar dan mampu membantu mengangkat sel kulit mati dibagian lutut, siku bahwa punggung. Produk ini ada 2 kemasan loh, ada yang bentuknya pouch seperti yang aku akan kasih tau ke kalian dan ada yang bentuknya jar.

Bentuknya seperti apa sih ?
FRUDIA GREEN GRAPE PORE PEELING PAD

FRUDIA GREEN GRAPE PORE PEELING PAD
Jadi ini adalah penampakan bagian depan untuk kemasan yang pouch ya. Bentuknya menyerupai jari, kalian paham maksud aku ? ya pokoknya seperti yang di foto bentuk kemasannya. Kemudian ada tulisan Koreanya dicampur bahasa inggris. Jadi setiap kemasan produk frudia ini warnanya selalu sesuai dengan ekstrak buah-buahan yang ada didalamnya, contohnya ini kan anggur hijau ya jadi warna kemasannya juga hijau sedangkan padnya berwarna putih. 

FRUDIA GREEN GRAPE PORE PEELING PAD
Nah, kalau yang ini adalah bagian belakangnya, didominasi warna hijau kan ya dan ada tulisan Korea sama Inggris. Seperti yang aku bilang diawal point plus untuk produk ini karena dia udah ada di Indonesia kan ya, dan distributornya itu ada di Yogyakarta loh udah ada BPOMnya lagi. Nah, untuk bentuk dari padnya ini dia ada 2 sisi yaitu sisi yang timbul dan yang halus. Untuk lebih jelas bentuknya gimana, temen-temen bisa lihat di instagram aku ya karena aku share disitu.
source : frudiausa.com


Cara pakainya gimana ?

Step 1 : Setelah membersihkan wajah, gunakan sisi timbul pada Peeling Pad untuk menganggkat sel kulit mati diseluruh wajah dan gunakan dengan lembut pada area sekitar mata.

Step 2 : Kemudian gunakan sisi halus pada Peeling Pad yang berfungsi untuk mengecilkan pori-pori, menghidrasi dan membuat kulit lebih halus.

Step 3 : Setelah digunakan, simpan dengan rapat agar bantalan tidak mengering (ini untuk yang jar)

TIPS :
- Untuk kulit yang sensitif gunakan dimalam hari karena Peeling Pad ini mengandung asam.
- Jika digunakan disiang hari, jangan lupa pakai sunscreen setelah penggunaan Peeling Pad.

INGREDIENTS
Water, Vitis Vinifera(Grape) Fruit Extract, 1,2-Hexanediol, Methylpropanediol, Butylene Glycol, Sodium Citrate, Prepanediol, betaine salicylate, Polyglyceryl010 Laurate, Pentylene Glycol, Hydroxyethyl Urea, Panthenol, Ethylhexylglycerin, Disodium EDTA, Citrus Aurantium Bergamia(Bergamot) Fruit Oil, Lavandula Hybrida Oil, Juniperus Virginiana Oil, Cupressus Sempervirens Leaf/Nut/Stem Oil, Citrus Aurantium Dulcis(Orange) Peel Oil, Polyquatemium-51, Citrus Paradisi(Greenfruit) Peel Oil, Tannic Acid

REVIEW 
Pertama kali tau produk ini, langsung inget sama Neogen Bio Peel dan sama-sama dari Korea. Karena sama-sama dari Korea dan fungsinya juga buat eksfoliasi gimana kalau kita compare sedikit ya karena sampai sekarang aku juga masih pakai Neogen ini. 

Fraudia BHA / Neogen AHA ? 

Oke, disini aku mau kasih tau lagi ya kalau Neogen itu mengandung AHA yang dapat membantu meluruhkan sel-sek kulit mati. Sedangkan Frudia mengandung BHA. Kalau ada yang tanya mana yang lebih bagus BHA atau AHA, ini kembali lagi sama kebutuhan kita ya karena fungsinya juga beda-beda. Kalau bahas ginian nggak habisnya hehe jadi ini aku langsung ke pointnya ya. AHA sendiri memiliki komponen pelembab dan bisa larut dalam air. Nah sedangkan BHA sama sekali tidak memiliki komponen pelembab dan cenderung bersifat mengeringkan. Namun BHA ini bisa larut dalam minyak karena sifat komponennya merupakan susunan lemak. Karena BHA bisa larut dalam minyak, jadi dia ini bisa menembus masuk ke dalam pori-pori. Nah, AHA sendiri lebih direkomendasikan untuk kulit normal hingga kering sedangkan BHA direkomendasikan untuk kulit kombinasi hingga berminyak. Jadi sesuai kebutuhan ya temen-temen. 

HARGA ?

Tokopedia dan Shopee

- Neogen Bio Peel : tahun 2017 harganya masih Rp 293.300 sekarang aku harganya udah diatas Rp 300.000. 

Jar : Rp 349.000 isi 30
Pouch/sachet : Rp 207.900 isi 8 jadi satuannya @Rp 25.987

- Frudia
Jar : Rp 280.000 isi 70
Pouch/sachet : Rp 14.000

CARA PAKAI ?

Kalau menurut aku sih pemakaiannya hampir sama ya, sebelumnya pakai bersihkan wajah dulu. Tapi yang membedakan disini kalau Neogen harus dibilas pakai air hangat sedangkan Frudia tidak harus dibilas. Oh iya, kedua produk ini jangan digunakan setiap hari ya cukup 2-3 kali dalam seminggu.

TEKSTUR PAD ?

Nah, untuk tekstur padnya sendiri memang lebih smooth Frudia tapi untuk bentuk padnya lebih membantu si Neogen karena ada kantong buat selipin jari. 

CONCLUSION

Jadi kesimpulannya, setelah pakai Frudia Peeling Pad ini wajahku terasa halus, lembab dan bikin wajah jadi seger. Terus wanginya juga seger wangi buah anggur dan bikin tenang. Karena padnya ini halus jadi nggak bikin sakit ketika dipakai di wajah. Yang paling aku suka adalah, ini essencenya nggak bikin lengket jadi nggak perlu dibilas kalau habis pakai si Frudia ini. Cocok untuk orang yang mageran kayak aku hehe males bilas-bilas. Nah, ini kan juga bisa dipakai di lutut, siku bahkan punggung. Pas aku coba gosok-gosok di bagian itu padnya nggak rusak atau mbeleber sama sekali. Keren kan... Nah buat temen-temen mungkin penasaran sama produk ini tapi takut kalau nggak cocok, aku saranin beli yang kemasan pouch dulu cuma Rp 14.000 udah dapat loh. Setahu aku, belum ada brand lokal Indonesia yang mengelurkan Peeling Pad. Semoga brand Indonesia bisa mengeluarkan produk semacam Peeling Pad ini ya. 


DISCLAIMER: Produk ini aku review murni sesuai dengan pengalaman aku sendiri. Di aku cocok, belum tentu dikalian cocok juga karena setiap orang kulitnya beda-beda.

Nah, gimana nih temen-temen sudah pada nyobain produk ini belum ? Maafin ya kalau ada salah-salah kata. Yuk share pengalamannya di kolom komentar. Selamat bertemu di review aku selanjutnya ya....


Big Hug,


Titah Sanjana

Info lebih lengkapnya bisa klik link berikut:
Website 
Instagram

Find me on

Tuesday, November 5, 2019

PERIPERA INK THE AIRY VELVET #6 IT BROWN ORANGE & #9 LEGEND BROW RED

Assalamu’alaikum
Haloo dosti…
Hai, Welcome back to www.titahsanjana.com
Aku balik lagi nih gaes hehe, masih seputar dunia pergincuan dan kali ini aku bakalan bahas produk dari Korea nih. Hmm kira-kira apa ya ? Pasti kalian udah tau kan liat dari banner di atas. Yup bener banget kali ini aku akan bahas lip tint nya Peripera yaitu yang seri Airy Ink Velvet. Di sini aku punya dua shade yaitu 06 It Brown Orange dan 09 Legend Brown Red. Nah, jadi Peripera ini punya 5 seri ges, ada Airy Ink Velvet (yang akan kita bahas), Ink Original, Ink Velvet, Ink Moist dan Could Ink Velvet. Banyak banget kan ya serinya. Nah seri Airy Ink Velvet sendiri kalau nggak salah dia ada 10 shade, wah banyak banget ya bikin bingung mau pilih shade yang mana. Oke seperti biasa aku akan bahas mulai dari packaging hingga experience ya. Yuk langsung aja…
ABOUT THE PRODUCT
PERIPERA INK THE AIRY VELVET #6 IT BROWN ORANGE & #9 LEGEND BROW RED
Source : Charis Official
PERIPERA INK THE AIRY VELVET #6 IT BROWN ORANGE & #9 LEGEND BROW RED
Source : Charis Official
PERIPERA INK THE AIRY VELVET #6 IT BROWN ORANGE & #9 LEGEND BROW RED
Source : Charis Official
PERIPERA INK THE AIRY VELVET #6 IT BROWN ORANGE & #9 LEGEND BROW RED
Source : Charis Official
PERIPERA INK THE AIRY VELVET #6 IT BROWN ORANGE & #9 LEGEND BROW RED
Source : Charis Official

Cantik-cantik banget kan warnanya. Si Airy Ink Velvet punya 10 shade yang bikin sakit kepala, warnanya cantik parah bingung pilih yang mana. Masing-masih shade ada deskripsi singkatnya ya digambar. Lip Tint ini bisa dibuat ombre maupun full. Kira-kira temen-temen ini team ombre atau tim full nih ? komen dibawah ya. Deskripsi produk nya “Lip lacquer which makes your lips a flower-like bloom with smooth and soft velvety touch. An airy weightless texture, but you can get bold color and moisture”.

PACKAGING BOX
PERIPERA INK THE AIRY VELVET #6 IT BROWN ORANGE & #9 LEGEND BROW RED

Jadi inilah penampakan dari packaging boxnya si peripera ini. Jujur aja aku agak sedikit kesulitan buat ngejelasin bentunya. Karena ini pertama kalinya aku liat packaging box kayak gitu. Bentuknya sendiri kotak memanjang ke atas dan bagian atasnya permukaannya dibikin miring. Dibagian belakangnya itu dibuat kelebihan melebihi packaging box. Ya begitulah pokoknya bentuknya ya kalian bisa lihat sendiri. Bagian depannya ini ada gambar produk didalamnya ada bayangan putih gitu. Warna packaging boxnya disesuain sama shade yang ada didalamnya. Terus untuk kelebihan bagian belakang itu ada tulisannya Airy Ink Velvet, dibawahnya ada Bahasa Korea aku nggak ngerti. Di bawahnya lagi ada tulisannya Lip Tint Ink Airy Velvet 8g/0,28 oz peripera. Tulisannya ini di dominasi oleh warna putih.


PERIPERA INK THE AIRY VELVET #6 IT BROWN ORANGE & #9 LEGEND BROW RED

Bagian atasnya ini seperti yang udah aku bilang tadi bentuknya agar miring gitu. Terus ada tulisannya Korea dan ada nama shadenya sama tulisan INK gede.
PERIPERA INK THE AIRY VELVET #6 IT BROWN ORANGE & #9 LEGEND BROW RED
Dibagian bawah ini ada barcode sama nomor dan nama shade dalam Bahasa Korea.
PERIPERA INK THE AIRY VELVET #6 IT BROWN ORANGE & #9 LEGEND BROW RED

Mohon maaf ya bagian belakangnya ini tulisannya kurang jelas. Dibagian belakang ini banyak banget tulisan Korean dan aku nggak paham. Tapi untuk deskripsi produknya dalam Bahasa Inggris kok lumayan lah masih bisa dimengerti. Kemudian ada keterangan cara penggunaan sama cautionnya juga.
PERIPERA INK THE AIRY VELVET #6 IT BROWN ORANGE & #9 LEGEND BROW RED
Nah, gambar diatas itu adalah bagian samping kiri ya nggak ada tulisan apa-apa. Sedangkan dibagian samping kanan ada keterangan ingredientsnya. 

PACKAGING PRODUCT
PERIPERA INK THE AIRY VELVET #6 IT BROWN ORANGE & #9 LEGEND BROW RED
Taraaa, jadi itulah penampakan dari produknya. Sebenarnya aku udah pernah tau produk ini cuma belum pernah nyoba. Siapa sih yang nggak tau produk ini. Bentuknya lucu banget dah, kecil imut gitu. Botolnya transparan jadi bis kelihatan warna didalamnya. Dibagian depannya ada tulisan Airy Ink Velvet. Tutup botolnya sendiri berwarna hitam dan ada bagian yang bentuknya kayak pipet gitu. Semoga paham ya sama omongan aku ini hehe.
PERIPERA INK THE AIRY VELVET #6 IT BROWN ORANGE & #9 LEGEND BROW RED
Bagian belakangnya ada keterangan tulisan periperanya warna putih seperti gambar diatas ya.
PERIPERA INK THE AIRY VELVET #6 IT BROWN ORANGE & #9 LEGEND BROW RED
Nah, untuk bagian bawahnya sendiri ada stiker bulet yang ada tulisan Bahasa Korena dan nomor shade. Jadi itulah penjelasan dari packaging produknya. Lanjut ya mari kita lihat bentuk aplikatornya.
PERIPERA INK THE AIRY VELVET #6 IT BROWN ORANGE & #9 LEGEND BROW RED
Jadi itulah penampakan dari aplikatornya ya. Menurut aku ini imut dan lucu, bentuknya sedikit miring. Aplikatornya ini memudahkan kita untuk mengisi bibir bagian belakang dan enak banget dibuat ombre. Ukuran batang aplikatornya yang pasti menyesuaikan dengan bentuk wadahnya yang mungil tadi ya jadi bentuknya juga pendek gitu.

INGREDIENTS
Dimethicone , Cyclopentasiloxane, Dimethicone Crosspolymer, Cyclohexasiloxane, Polyglyceryl-2 Triisostrearate, Cetyl PEG/PPG-10/1 Dimethicone, Iron Oxides (Cl 77491), Titanium Dioxide (Cl 77891), 1,2-Hexanediol, Cyclotertrasiloxane, Phenoxyethanol, Tocopheryl Acetate, Fragrance, Red 7 Lake (Cl 15850:1), Red 27 (Cl45410:1), Camellia Sinensis seed oil, Gossypium Herbaceum (Cotton) Seed Oil, Magnifera Indica (Mango) Seed Oil.

HOW TO USE ?
Apply to lips using brush tip

SWATCH &TEXTURE
PERIPERA INK THE AIRY VELVET #6 IT BROWN ORANGE & #9 LEGEND BROW RED

Nah, itu dia hasil swatch ditangan aku. Produk ini untuk pigmentasi cukup bagus karena sekali swatch warnanya sudah keluar. Kemudian untuk teksturnya sendiri agak bingung ya jelasinnya, dia itu nggak kayak lip tint pada umumnya yang kebanyakan cair, jadi dia teksturenya lebih kental dan lembut. Mungkin itu kenapa dinamakan Airy Velvet ya. 

EXPERIENCE
PERIPERA INK THE AIRY VELVET #6 IT BROWN ORANGE & #9 LEGEND BROW RED
LEGEND BROWN RED
PERIPERA INK THE AIRY VELVET #6 IT BROWN ORANGE & #9 LEGEND BROW RED
IT BROWN ORANGE
Foto diatas hasilnya ketika lip tint tadi aku pakai di bibir. Nah, seperti yang aku bilang tadi kalau pigmentasinya bagus dan bisa mengcover seluruh bibir aku serta garis-garis halus di bibir nggak kelihatan. Kemudian wanginya 'agak' strong tapi bagi aku masih bisa di tolerir oleh hidung. Tapi kalau temen-temen yang nggak suka sama produk yang ada baunya, mungkin bisa dipertimbangan lagi hehe. Yang banyak ditanyakan pasti ketahanan si produk ini, jadi begini untuk ketahanannya sendiri tergantung apa yang kita makan (aku selalu bilang gitu hehe). Bener dong kalau kita cuma nyemil dan makan biasa aja produk lip pasti masih bertahan, tapi kalau udah makan yang minyak-minyak kayak mie ayam pasti cepet ilangnya. Oh iya walaupun hilang dia tetep meninggalkan stain dan hilangnya ini dia bagus gitu nggak complang-complang gitu (dibagian sini ada dibagian sana nggak ada). Yang paling aku suka dari lip tint ini, dia lembut banget, ringan dan nyaman pol. Nah, lip tint ini bisa dipakai full lip maupun ombre. Untuk kedua shade ini, aku bener-bener suka karena ada hit coklatnya. Kemudian, produk ini diaku nggak bikin kering dan karena itu aku suka pakai lip tint ini. Tapi mungkin juga efeknya bisa kering di temen-temen, karena hasilnya juga akan berbeda-beda untuk setiap bibir. Ada satu yang nggak aku suka dari produk ini, entah kadang kalau pas pakai itu ada rasa cekit-cekitnya di bibir aku tapi habis itu langsung ilang, cuma di awal doang. Oh iya, lip tint ini mudah di blend jadi biasanya aku pakai buat eyeshadow sama blush on. Multifungsi sekali bukan hehe. Masalahnya transferproofnya, kalau dia udah kering nggak transfer kok, tapi harus sabar nunggu keringnya ya.

WHERE TO BUY ?
Temen-temen bisa langsung kunjungi Charis

PRICE
Rp. 121.000 di Charis

PLUS
Packagingnya gemes dan travel friendly
Nyaman dipakai, ringan dan lembut
Warnanya cantik
Coveragenya bagus

MINUS
Ada efek cekit-cekitnya diawal


RATE
8.5/10

Nah, gimana nih temen-temen sudah pernah nyoba lip tint ini ? Maafin ya kalau ada salah-salah kata. Yuk share pengalamannya di kolom komentar.

Big Hug,



Titah Sanjana

Untuk lebih lengkapnya bisa klik link dibawah ya

Find me on

Wednesday, September 25, 2019



Assalamu’alaikum
Halo Dosti
Welcome back to www.titahsanjana.com
Yayyy, akhirnya ada postingan baru yang bisa aku share ke temen-temen. Sudah lama sekali aku nggak ikut kolaborasi atau pun sejenisnya karena bener-bener belum bisa bagi waktu :(. Tapi… aku berkesempatan untuk ikut acara Ngopi Cantikanya Beautiesquad lagi, Alhamdulillah aku seneng. Nah, disini aku bakalan share ke temen-temen apa aja hasil yang aku dapatkan dari Ngopi Cantik kamaren. Temen-temen sudah pasti tahu kan apa yang akan dibahas dan siapa yang menjadi narasumbernya hehe, karena sudah ada di bannernya. Yup postingan kali ini akan membahas tentang Lipstick Swatching bersama kak Rissa atau temen-temen lebih sering liat akun instagramnya Lippielust. Kak Rissa sendiri menjalani Lippielust sudah 5 tahunan lebih dan mulai serius pada tahun 2014. Namun sebenarnya Kak Risa sudah suka swatching ketika masih bekerja sebagai freelance designer. Nah, sekarang ini Lippielust adalah tim, ada yang berpean sebagau kreatif, finance, PR/Manager, videographer, dan nantinya aka nada photo retoucher juga. Seperti yang tertera pada banner diatas, Ngopi Cantik #9 ini berlangsung pada tanggal 20 September 2019 dimulai pukul 19.00 WIB. Moderator kali ini dipandu oleh Ai dan kak Jennifer. Untuk setipa Ngopi Cantik pasti kita selalu diingatkan gimana untuk rulesnya supaya acara bisa berjalan dengan lancar. Nah seperti biasa aku akan kasih tau rulesnya ke temen-temen supaya nanti buat temen-temen yang sebelumnya belum pernah ikut ngopcannya BS dan mau ikut ada gambaran gitu ya.

RULES SAAT NGOPI CANTIK #9 BERLANGSUNG

1. Tidak boleh menyela ketika Penanggung Jawab (PJ) Ngopi Cantik membuka sesi pembahasan. Saat pembahas masuk dan menjelaskan, member juga dilarang untuk menyela sampai PJ memberikan sesi tanya jawab.

2. Sesi tanya jawab dibagi menjadi 2 sesi, setiap sesinya ada 3 pertanyaan. Cara menentukan penanya akan dijelaskan di group nanti.

3. Di akhir diskusi akan ada notulensi dari Admin.

RULES LAINNYA:

1. Kamu wajib membuat sebuah blogpost dengan materi Ngopi Cantik #9.

2. Pastikan Blogpost di publish maksimal tanggal 27 September 2019.

3. Artikel untuk blognya sepanjang minimal 500 kata.

4. Cantumkan juga backlink ke blog Rissa. yaitu http://lippielust.com

5. Apabila kamu ingin upload foto setelah diskusi Ngopi Cantik #9 berakhir, jangan lupa untuk tag Beautiesquad dan Rissa.  serta menambahkan hastag #Beautiesquad #NgopiCantikBeautiesquad
Seperti biasa, sebelumnya acaranya dimulai selain ngasih tau rulesnya ada yang nggak boleh ketinggalan yaitu sambutan dari dari Kak Virly selaku Founder Beautiesquad. Oke, disini Kak Virly nggak mau ngomong panjang lebar ya karena udah nggak sabar juga untuk bahas tema Ngopi Cantiknya yang memang sangat penting buat kaum hawa ini hehe. Jadi untuk awal acaranya dibuka langsung oleh sang moderator Ai dengan sebuah pertanyaan, apakah itu ? Yuk disimak

Apa yang menginspirasi Rissa untuk menjadi Lip Swatcher?
Jawab:
Sudah pasti karena dulu susah banget ya untuk cari swatches lipstik di kulit Asia, khususnya Indonesia. Biasa beli lipstik, liatnya di kulit bule eh pas dipake zonk banget.
Nah, dari situlah mulai seneng swatching lipstik. Sembunyi-sembunyi aja karena dulu ngerasa malu. Belum lagi efek dari bullying yang sampe sekarang juga masih kerasa efeknya. Dulu, Rissa pernah di-bully karena katanya bibirnya kaya piyo-piyo.
Tapi lama kelamaan, Rissa dapet support dari suami (saat itu masih pacar), karena swatching lipstick itu terasa relaxing dan surprisingly back then, banyak yang ngerasa swatches-nya bermanfaat. Tapi memang banyaknya followers Rissa justru dari luar negeri, terutama US dan Amerika Selatan karena mereka bisa relate betapa swatches saat itu sangat exclusive (banyaknya yang berkulit putih aja).
Biasanya berapa lama kalo ngerjain lip swatch secara keseluruhan, sampai akhirnya di-post di blog dan sosmed lainnya?
Jawab:
Kalau proses foto & editing, kalau ditotal itu bisa 3 hari atau lebih. Kalau sama scheduling & blog, bisa semingguan. Begini break downnya:
Contoh:
Senin, fotografer produk foto produk dulu. Supaya tube-nya gak kotor. Dan kalau lipstik biasa (lipstik klasik) kan sayang ya kalau swatch duluan baru difoto produknya. Makanya, selalu dahulukan foto produk daripada foto swatches.
Lanjut, Selasa foto arm swatches. Biasanya, kalau gak terlalu banyak, kita buatkan styled arm swatches (yang digambar), dan juga pastinya classic swatches. Ini juga bisa 1-3 brand, tergantung banyaknya warna.
Lanjut, Rabu foto lip swatches 1 produk yang terdiri dari 5 warna. 5 warna masih aman, gak terlalu banyak tapi gak sedikit juga. Jadi di hari rabu itu, mbak Anggi (manajernya Lippielust) masukin jadwal aku untuk foto. Dalam 1 hari itu bisa 1-3 brand yang difoto, tergantung banyaknya warna.
Setelah itu, Kamis, baru bisa bikin blog. Biasanya tim Lippielust kerjakan content ini minimal 1 minggu sebelum tayang. Biasanya Rissa, hari Kamis dan Jumat gak ke kantor, supaya bisa fokus edit foto dan juga bikin blog.
Terus kontennya kan mostly lipstick, pernah bosen ngga? Apa yang dilakuin buat ngatasin itu?
Jawab:
Untuk mengatasinya? Ya gak ngelakuin apa-apa. Biasanya main game, jalan-jalan, makan, beres-beres rumah, atau tidur seharian. Konten di Lippielust itu 90% non-sponsored IG posts, jadi gak ada pengaruhnya juga kalau gak swatch/post apapun di IG.
Burnout itu bahaya, jadi kalau udah ngerasa capek mentally, ya istirahat. Gak perlu dipaksakan
Rissa pernah kok menghilang dari IG sampe 3 bulan kalo gak salah. Di tahun ini sampe 2 bulan, tahun lalu sebelum berhijab sekitar 3 bulanan menghilang.
Sampe sekarang pun, Rissa kalau udah ngerasa jenuh, stop ngelakuin apapun. ide itu datengnya dari pikiran yang fresh, kalau pikiran kita sendiri udah capek, mental kita lagi gak bener, dipaksakan juga percuma.
Apa saja tantangan bikin lip swatch?
Jawab:
Kita bicarakan pas Rissa mulai, karena kalau sekarang, perspektifnya udah lain.
- Kalau dulu, tantangan paling besar buat Rissa adalah... gimana caranya cari cahaya matahari yang bener-bener bagus. Karena gak ada ring light, gak ada kamera, modalku cuma PC dan Photoshop karena memang kerjaanku dulu adalah Graphic Designer, dan sedikit-sedikit bisa photo retouching.
Rissa dulu tinggal di Sukabumi, kalau dulu sih aku bilang Sukabumi itu Islandia-nya Indonesia karena sepanjang tahun jarang banget ada matahari. Kalau ada matahari, paling cuma sejam-dua jam. Jadi ya itu salah satu tantangannya. Buatku, cahaya matahari adalah sumber lighting terbaik sampai sekarang. Bahkan sekarang peralatan lighting udah alhamdulillah lengkap, tetep kita pakai cahaya matahari juga supaya warna fotonya cantik.
- Kedua, bibir harus bener-bener siap. Gak boleh pecah-pecah. Setiap kali bibir pecah-pecah, itu udah pasti fotonya ditunda. Ini sampe sekarang masih kaya gini.
- Ketiga, kalau dapet produk lip stain. Itu kan susah banget dihapusnya ya.. Apalagi pas foto utk katalog Make Over Lip Stain kmrn, jujur itu bikin cape banget karena warna stainnya bener-bener nempel di bibir dan tangan.
Must have tools buat yang baru mau mulai lipstick swatching apa saja?
Jawab:
- Keberanian. Karena gak jarang juga pengen coba lip swatching tapi gak pede. takut di-bully / judge, dll. Bener gak? Tapi serius sih... Dulu Rissa cuma pake kamera belakang hape. Pakai smartphone pun bisa kok. Apalagi smartphone jaman sekarang udah canggih-canggih. Nah kalau udah pakai kamera, mungkin kalian rata-rata udah pakai kamera ya..
- Selalu gunakan tripod dan timer (kalau ada), belajar pose dari awal, supaya nantinya terbiasa dengan posenya.
- Tools lainnya.. ya makeup tools aja semacam lipstick remover, sponge (kalau udah dihapus kan biasanya suka agak rusak tuh foundie), itu harus ada di jangkauan duduk kalian.
- Oh yaa... kalau bisa duduk ya, karena biasanya lama.
Tidak ada tools spesifik sih untuk swatching, sebenernya gampang kok. Tapi setelah swatching, ada proses editing. Ini mungkin bagian complexnya.
Photo retouching itu gak haram, kok... kadang ada aja yang ngerasa kalau "fotonya di-photoshop ya". Malah ada lho pekerjaan "photo retoucher" karena memang tugas mereka adalah meng-enhance foto. Photoshop sendiri adalah software professional untuk photo editing / digital imaging, isinya gak cuma untuk ubah-ubah bentuk badan atau ngebeningin muka aja biar keliatan lebih flawless dan tirus, tapi Photoshop itu bener-bener powerful, gear-nya cuma hape tapi editingnya di photoshop, bisa dapet foto layaknya professional shots.
Jadi, it's safe to say that it's important to have Photoshop too.
Ada bagian2 “krusial” yg perlu diperhatikan saat editing tidak?
Jawab:
Jangan foto sekali lalu warnanya diubah-ubah setelahnya ngikutin warna shadesnya. Mau sebanyak apapun lipstiknya, harus dijalanin (swatch satu persatu).
Selain itu, it's ok if you want to adjust the brightness of the photo, color correct warna lipstik, dihalusin pori-porinya, itu gak papa. Asal jangan overdo.
"Color correct" itu gak tau kenapa di beauty community kesannya kayak ngebohongin, padahal apa yang kita ingin tangkap di kamera, belum tentu bisa dihasilkan oleh kamera itu sendiri. Mau sebagus apapun lightingnya.
Beberapa waktu lalu Michelle Phan (owner EM Cosmetics), pasang IG Story tentang dia lagi Color Correct swatches liquid lipsticknya. Itu wajar banget dan udah biasa juga untuk dilakukan.
Intinya jangan overdo.

Setelah pertanyaan dari moderator, dilanjut dengan sesi tanya jawab.

Pertanyaan dari Kak Fia
Aku tu suka banget sama yg namanya lipstik. Terus, kalau tiap bikin swatch lipstik untuk blog suka kesel sendiri karena: bibir aku tdk simetris antara kiri dan kanan. Aku sadar sih kalau bagian tubuh manusia itu pasti gak akan seimbang kiri dan kanan. Nah, kalau Rissa sendiri, ada gak cara buat menyeimbangkan? Aku pun juga retouching pakai PS. Tapi ilmu aku belum sampai yg bisa edit nyeimbangin bagian yang kurang.
JAWAB:
Dulu bibirku juga asimetris. Kalau pake lipstik selalu dibuat keluar garis. karena pas jaman kuliah rahangku pernah dislokasi, jad aku pikir karena itu. Tapi ternyata karena gigiku berantakan (setelah copot behel gak pake retainer). Caranya adalah dengan menggunakan lip liner dengan warna senada dengan lipstiknya. Kalau misal terlalu repot, kamu bisa pakai photoshop.
Catatan pentingnya: kamu akan terbiasa pakai photoshop untuk terus menyeimbangkan bentuk bibir kamu. apa kamu siap untuk itu?
Kalau diliat, gigi aku sekarang masih berubah-ubah posisinya karena lagi dibenerin lg pakai behel. Jadi senyumnya pun berubah-ubah. Tapi tetep aja ciri khas dari bibir tetep keliatan.
Jadi saranku sih, lebih pede aja sama bibir yang kamu punya. Mungkin disitulah ciri khas kamu nantinya.
Kalau sampe mirror sih kok kayaknya jadinya serem ya, soalnya setiap manusia itu, tubuh kanan dan kirinya beda, bener-bener asimetris. Biasanya kalau editing foto swatches, aku correct warna dan pakai liquify kalau diperlukan.
Tools yang biasa aku pake di photoshop (maaf agak lama ya aku lupa nama-namanya):
- Spot Healing Brush tool (biasanya untuk menghilangkan zits / jerawat), Clone Stamp Tool, Mixer Brush Tool, High Pass / Sharpen, Eyedropper Tool, dan Liquify
- Sama kalau color correct, maininnya Adjustment. Yang paling sering dipakai: Brightness / Contrast, Color Balance, Hue / Saturation, dan Levels.

Pertanyaan dari Kak Puspa
Kebetulan saya punya kulit Warm undertone dan tiap swatch lipstick yang Cool undertone itu berasa aneh aja, gimana yaa biar ga berasa jomplang gitu antara warna lipstik and kulit?
JAWAB:
Gak gimana-gimana, jangan dipaksakan. Tujuan swatching adalah membantu orang lain yang kulitnya sama kaya kita, jadi kalau hasilnya ternyata cool banget di kulit, ya memang udah seharusnya seperti itu.
Sekedar sharing, kalau sedang buat katalog (misal: W****H), mereka gak minta warnanya harus sesuai dengan yang mereka inginkan, dan belum tentu juga kan warnanya sama di kulit semua orang. Jadi kalau misal lihat swatchesku yang warnanya seperti itu, ya berarti memang seperti itu di kulitku.
Kalau maksudnya color correcting, itu kalau misalnya lightingnya ternyata terlalu terang, atau terlalu gelap, atau misal pas aku swatch warnanya kurang vibrant, atau kurang muted.
Ketika photo retouching, biasanya aku bawa sekalian sama lipstik-lipstiknya, lalu dipake lagi di bibir atau di swatch lagi di tangan untuk lihat warna seharusnya seperti apa di kulitku.
Dan sebisa mungkin, kalau mau pakai teknik aku (swatch ulang di bibir dan tangan), retouch foto swatchnya jangan di tempat gelap, malah lebih baik kalau pas siang hari. Makanya aku jarang edit foto swatch malem-malem hehe.
Sebetulnya, tidak semua warna bisa cocok lipstick di bibir Rissa. Bedanya kalau sekarang, brand-brand lokal warnanya emang bagus-bagus. Beda banget sama jaman dulu yang kebanyakan menyesuaikan jenis kulit caucasian (bule).
Kayak warna Maybelline Liquid Matte 07 (Barely Nude), itu di aku jadi kayak ijo lumut. Jadiii.... sama aja kok.. gak semuanya bagus di aku.

Pertanyaan dari Kak Ariani
Lip swatches Rissa kan selama ini yang terlihat "hanya" bibirnya aja. Ga keliatan wajah, tapi jujur. Sekali kita liat bibir aja tuh langsung tau "oh ini lippielust".
- Pertanyaan pertama: gimana cara membuat bibir kita itu keliatan khas nya, walaupun tanpa keliatan wajahnya? Apa memang bentuk bibirnya, atau memang ada trik khususnya?
- Pertanyaan kedua: Apa yang dilakukan kalau lipstik yang di swatch enggak pigmented tapi kalau dilayer berkali-kali malah jadi ga bagus?
- Pertanyaan ketiga: Foto Rissa banyak kesebar di online shop bahkan di crop sampai watermark lippielust hilang. Seingat aku dulu Rissa memperbolehkan foto dipakai untuk jualan tapi fotonya ga diapa2in, ga di crop apalagi ssmpai dibikin watermark orang lain. Nah gimana Rissa sekarang menghadapi itu sa? Apa Rissa ambil langkah tertentu atau yasudah biar jadi pahala?
JAWAB:
- Engga ada trik khusus, serius deh. Dulu tahun 2014 ga ada yang kenal aku, aku cuma suburban yang seneng makeup, pusing sama deadline, tau-tau jadi banyak yang tau. Dan sampe sekarang, mungkin karena udah sering seliweran di dunia digital apalagi permakeupan, mungkin orang-orang jadi hapal itu bibir aku.
Prosesnya gak bentar, serius. 2014-2016, aku dapet klien pertama lokal itu Wardah, tahun 2016 akhir kalo ga salah, aku lupa.
Dari sekian banyak lipstik Wardah saat itu, aku lupa totalnya kalo ga salah 70-an. Itu kan langsung bikin katalog printednya, disebar seluruh Indonesia. Dari situ banyak deh olshop-olshop yg scan katalognya dan beredar deh di online shop-online shop. Mereka ga pada tau itu aku.
Malah beberapa hari lalu ada yg DM, "oh ini toh yg bibirnya suka ada di olshop-olshop". Mereka lebih tau bibirku daripada Lippielust.
- Jawaban dari pertanyaan kedua. Aku layer 2x atau lebih lipstiknya, tapi nunggu layer pertama kering dulu. Harus bener-bener kering. Kalau cuma setengah kering, nanti makin keliatan patchy-nya.
Kalau gak kebantu sama sekali, ya review seadanya. Kalau warna spesifik (misal: orange) patchy, karena pengaruh pigment warna yang bercampur putih seperti itu memang biasa patchy. Warna-warna seperti bright, white-based colors itu udah biasa kalo patchy.
- Jawaban dari pertanyaan ketiga: Yasudah jadi pahala. Karena kadang galakan mereka daripada kita, sedangkan kita gak bisa ngurusin itu melulu diupload di sosial media Jadi yaudah, itu giliran pemerintah yang bisa mengedukasi tentang konten digital harusnya.
Pertanyaan dari Kak Gita
- Pertanyaan pertama. Nah tadi aku sempet baca soal lip swatches untuk produk lipstik yang 'ngestain' nih. Ada beberapa produk yang susah banget di hapusnya, kalau misalnya nih, si bibir ini 'didempul ulang' pake foundation, untuk bibirku ini termasuk yg gampang keringan gampang banget patchy. Tapi kalo ga dilanjut hari itu juga, kadang set upnya berubah juga. Ada tips dan triknya ga teh?
- Pertanyaan kedua. Tadi sempet baca soal penggunaan lip liner, kira-kira untuk bibir yang udah 'over' begini, masih diperlukan gak sih teh? Kadang gak Pede aku tuh, sama kadang suka ga pas warna lip linernya.
JAWAB:
- Take your time. Kalau udah tau produk yang bakal di swatch itu stain banget/susah dihapus, ada baiknya kamu jadwalkan seharian itu untuk foto swatch.
Aku biasanya kalo foto swatch, setupnya: aku | kamera | lighting | fotografer.
Dia yang ngasih tau kalau misal warnanya ga bagus, ada yang bolong ditengah swatchnya, ada bekas tisu, dll. Pokoknya dia yang ngasih tau imperfection foto saat itu. Jadi udah bisa dipastikan gak sekali-dua kali takenya, bisa sampe 10x kalau kita berdua gak puas sama hasil di take awal.
Jadi, kalau waktu seharian, dan kamu ternyata udah pake lighting, itu bawa santai aja jangan terburu2. kamu bisa apply lip balm dulu, bisa minum dulu, dll.
- Jawaban pertanyaan kedua: Aku sih skrg jarang bgt pake lip liner. Ada masanya lip liner itu sebuah keharusan bgt kayanya soalnya kan nge-trend Kylie Lip Kits dulu tuh.. hehe.. kalau kontur bibir aku udah oke, kenapa harus dipakein lip liner lagi?
Kalau kamu rasa perlu, ya kenapa engga? Biasanya lip liner dipakai supaya produk gak bleeding/tahan lama di bibir, tp kan skrg trennya matte liquid lipstick yang udah oke bgt daya tahannya, ya gak perlu sih... kecuali kalau mau pakai lip gloss atau lipstik padat biasa.

Jadi buat temen-temen yang ingin ikut Ngopi Cantik bareng Beautiesquad, bisa langsung cari infonya dengan visit ke Grup Facebook Beautiesquad atau bisa langsung visi ke instagramnya @beautiesquad. Nah, yang ingin mengenal lebih dalam mengenai Kak Rissa atau Lippielust bisa langsung visit ke blognya di http://lippielust.com. Oke sekian dulu postingan dari aku kali ini semoga bermanfaat dan selamat bertemy dipostingan aku berikutnya ya.

BACA JUGA : FANBO CHOCO RUSH LIP CREAM 02 ROUGE IN MINUTE & 04 SCARLET WEEK

Big Hug,


Titah Sanjana

Find me on

Instagram @titah.in