Saturday, September 1, 2018

Nina Gusmita Atlet Voli Termuda Di Ajang Asian Para Games 2018 – Makna Asian Games ?


Assalamu’alaikum
Hallo Dosti

Welcome back to www.titahsanjana.com

Halo semuanya eh kita ketemu lagi nih hehe. Kali ini aku akan membahas seputar Asian Games lagi nih. Btw ada yang sedih nggak nih Asian Games besok sudah ditutup ? Acara yang belum tentu tahun depan ada lagi dan acara yang belum tentu 4 tahun lagi Indonesia jadi Tuan Rumah lagi. Mungkin aku akan sedikit merindukan semaraknya Asian Games di Jakarta ini karena setiap jalan ke suatu tempat pasti ada banner atau pun logo Asian Games 2018. Indonesia sendiri telah mempersiapkan diri dengan baik demi lancarnya Asian Games 2018 ini. Mungkin temen-temen juga telah melihat sendiri bagaimana megahnya pembukaan Asian Games kemaren di Gelora Bung Karno pada tanggal 18 Agustus pas satu hari setelah hari kemerdekaan kita. Indonesia sendiri merupakan negara ketiga yang menjadi tuan rumah dua kali setelah Bangkok dan Thailand. Aku ingatkan kembali ya kalau kita pernah menjadi tuan rumah Asian Games pada tahun 1962. Perbedaan Asian Games 1962 dengan 2018 sekarang ini Jakarta mengakomodasikan 45 negara yang bersaing di 40 cabang olah raga dengan 462 nomor pertandingan. Selain itu Asian Games 2018 ini merupakan Asian Games pertama yang diadakan di dua kota berbeda. Mungkin yang hanya kita ketahui Asian Games hanya diselenggarakan di Jakarta dan Palembang saja padahal acara tersebut juga diselenggaraka di Bandung, Bogor dan Bekasi. Jakarta sendiri telah mengakomodasi jumlah olah raga terbanyak. Kali ini aku akan menanyakan pada diriku sendiri, apa sih arti Asian Games bagiku ?


ASIAN GAMES ?
Baiklah aku akan menjawab pertanyaan yang aku ajukan sendiri hehe. Bagi aku Asian Games ini merupakan salah satu acara yang sebenarnya dapat digunakan untuk menyatukan seluruh masyarakat mulai dari golongan bawah, menengah sampai golongan atas. Di setiap negara pasti menginginkan agar rakyatnya tidak terpecah belah dan saling mendukung satu sama lain dengan tujuan satu yaitu mendukung para atlet yang berjuang untuk negaranya termasuk Indonesia. Tapi sayang, masih ada oknum-oknum yang ingin memecah belah. Kita lihat saja khasus pembukaan acara Asian Games kemaren yang sangat megah. Acara semegah itu juga masih ada saja oknum-oknum yang mencari keburukan-keburukan tanpa melihat sisi yang baik. Masalah penyanyi yang lipsing bisa jadi trending topik gara-gara komentar dari beberapa oknum. Para penyanyi semua disuruh lipsing karena pihak penyelenggara memiliki alasan sendiri. Temen-temen bisa cek youtubenya Manji deh. Di saat kita dipuji-puji negara lain, tapi kenapa gitu ? negaranya sendiri malah ingin dijatuhin dengan komentar-komentar negatif, padahal ini loh acara besar bukan hanya menyangkut Jakarta atau Palembang tapi INDONESIA janganlah mencari-cari kesalahan yang sebenarnya tidak harus dipermasalahkan. Terus ada lagi kasus Ginting, mungkin temen-temen juga sudah baca sendiri bagaimana komentar beberapa oknum. Dia tahu kakinya cidera tapi dia tetap berjuang untuk Indonesia loh. Kalian memang berhak kecewa karena kita kalah tapi setidaknya kita tidak memberikan komentar yang negatif seperti itu, seharusnya kita malah memberikan semangat kan ya karena dia telah berjuang untuk kita Indonesia. Bebannya dia lebih berat loh membawa nama Indonesia, ya pasti dia ada pikiran tidak ingin mengecewakan kita semua. Kita pasti senang dan bangga ketika atlet kita bisa memenangkan pertandingan tapi bukan berarti ketika mereka tidak berhasil kita bisa seenaknya memberikan komentar negatif. Toh kita tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi di lapangan. Ayo Indonesia, apapun yang terjadi kita dukung dan beri semangat kepada atlet-atlet kita yang berjuang untuk negara kita ini. Saatnya kita bersatu bukan saling mengkubu ya. Indonesia itu indah. Itulah arti Asian Games bagiku, dimana seharusnya kita bisa bersatu untuk Indonesia.


Oh iya temen-temen ada yang tahu nggak sih setelah Asian Games masih ada ajang olah raga lagi yaitu Asia Para Games 2018 ? Jadi Asia Para Games itu merupakan acara multi olahraga yang diselenggarakan setiap empat tahun setelah ajang Asian Games. Asian Para Games ini diperuntukkan untuk atlet disabilitas. Acara ini juga akan dilaksanakan di Jakarta mulai tanggal 6-13 Oktober 2018. Melalui acara ini Indonesia memiliki kesempatan membuktikan diri untuk mewujudkan kesamaan hak dan kesempatan bagi penyandang disabilitas. Oke, mari kita membicarakan tentang atlet ya. Aku mau Tanya nih ke temen-temen siapa sih atlet yang menginspirasi bagi temen-temen ? Pertanyaan ini juga akan aku jawab sendiri hehe. Bagi aku atlet yang menginspirasi adalah sosok Nina Gusmita 19 tahun. Nina Gusmita atau biasa dipanggil Mita menjadi pemain paling muda di tim voli putri palaimpik Indonesia. Mita lahir di Medan, 8 Agustus 1999. Di usianya yang masih muda Mita merasa sangat bangga bisa bermain bersama para seniornya di ajang Kejuaraan Dunia ParaVolly Perempuan 2018 di Chengdu, China. Dengan usia yang masih muda itu Mita sempat merasa kurang percaya diri karena paling muda sendiri dan seniornya pasti memiliki kualitas yang bagus. Namun rasa kurang percaya diri itu hilang karena Mita berniat untuk belajar dengan para senior agar dapat menyumbangkan prestasi untuk Indonesia. Olahraga voli sendiri memang sudah ditekuni Mita ketika usianya memasuki remaja sebelum musibah kecelakaan motor pada tahun 2016 merenggut kaki kanannya yang pada akhirnya harus diamputasi. Setelah kecelakaan tersebut Mita sempat dirawat di rumah sakit selama satu setengah bulan dengan menjalani 4 kali operasi. Namun operasi tersebut tidak membuahkan hasil yang maksimal sehingga kakinya pun harus diamputasi. Kejadian tersebut sempat menjadi pukulan baginya, namun Mita tidak ingin larut dalam musibah itu. Kedua oranya tua Mita pun memiliki peran yang sangat besar untuk mengembalikan rasa percaya dirinya untuk terus menggeluti dunia olahraga. Sebelum bergabung ke tim Voli Putri Paralimpik Indonesia, Mita sebelumnya bergabung ke tim atletik. Namun karena Volu membutuhkan pemain jadi Mita dipindahkan dari atletik ke voli karena dinilai memiliki latar belakang pemain voli. Oleh kesempatan ini Mita tidak akan menyia-nyiakan untuk memberikan prestasi terbaik bagi Indonesia. Semangat Mita inilah yang patut kita contoh. Walaupun dia memiliki kekurangan fisik tapi dia sangat bersemangat berjuang untuk Indonesia. Mita semangat semoga cita-cita kamu untuk memberikan prestasi bagi Indonesia bisa terwujud.
Nina Gusmita Atlet Voli Termuda Di Ajang Asian Para Games 2018
Source : satukanindonesia.com

Oh iya, buat temen-temen yang ingin mengetahui tentang perkembangan seputar Asian Games 2018 temen-temen bisa langsung aja kunjungi website nya https://dukunganbersama.id/ dan https://indonesiabaik.id/ disitu temen-temen bisa dapetin banyak banget informasi seputar Asian Games 2018 ataupun seputar perkembangan di Indonesia.


Oke, sekian dulu postingan dari aku. Mohon maaf kalau ada salah-salah kata ya. Selamat bertemu di postingan aku berikutnya.

Big Hug,

Titah Sanjana

Find me on

Instagram @titah.in