Wednesday, September 25, 2019



Assalamu’alaikum
Halo Dosti
Welcome back to www.titahsanjana.com
Yayyy, akhirnya ada postingan baru yang bisa aku share ke temen-temen. Sudah lama sekali aku nggak ikut kolaborasi atau pun sejenisnya karena bener-bener belum bisa bagi waktu :(. Tapi… aku berkesempatan untuk ikut acara Ngopi Cantikanya Beautiesquad lagi, Alhamdulillah aku seneng. Nah, disini aku bakalan share ke temen-temen apa aja hasil yang aku dapatkan dari Ngopi Cantik kamaren. Temen-temen sudah pasti tahu kan apa yang akan dibahas dan siapa yang menjadi narasumbernya hehe, karena sudah ada di bannernya. Yup postingan kali ini akan membahas tentang Lipstick Swatching bersama kak Rissa atau temen-temen lebih sering liat akun instagramnya Lippielust. Kak Rissa sendiri menjalani Lippielust sudah 5 tahunan lebih dan mulai serius pada tahun 2014. Namun sebenarnya Kak Risa sudah suka swatching ketika masih bekerja sebagai freelance designer. Nah, sekarang ini Lippielust adalah tim, ada yang berpean sebagau kreatif, finance, PR/Manager, videographer, dan nantinya aka nada photo retoucher juga. Seperti yang tertera pada banner diatas, Ngopi Cantik #9 ini berlangsung pada tanggal 20 September 2019 dimulai pukul 19.00 WIB. Moderator kali ini dipandu oleh Ai dan kak Jennifer. Untuk setipa Ngopi Cantik pasti kita selalu diingatkan gimana untuk rulesnya supaya acara bisa berjalan dengan lancar. Nah seperti biasa aku akan kasih tau rulesnya ke temen-temen supaya nanti buat temen-temen yang sebelumnya belum pernah ikut ngopcannya BS dan mau ikut ada gambaran gitu ya.

RULES SAAT NGOPI CANTIK #9 BERLANGSUNG

1. Tidak boleh menyela ketika Penanggung Jawab (PJ) Ngopi Cantik membuka sesi pembahasan. Saat pembahas masuk dan menjelaskan, member juga dilarang untuk menyela sampai PJ memberikan sesi tanya jawab.

2. Sesi tanya jawab dibagi menjadi 2 sesi, setiap sesinya ada 3 pertanyaan. Cara menentukan penanya akan dijelaskan di group nanti.

3. Di akhir diskusi akan ada notulensi dari Admin.

RULES LAINNYA:

1. Kamu wajib membuat sebuah blogpost dengan materi Ngopi Cantik #9.

2. Pastikan Blogpost di publish maksimal tanggal 27 September 2019.

3. Artikel untuk blognya sepanjang minimal 500 kata.

4. Cantumkan juga backlink ke blog Rissa. yaitu http://lippielust.com

5. Apabila kamu ingin upload foto setelah diskusi Ngopi Cantik #9 berakhir, jangan lupa untuk tag Beautiesquad dan Rissa.  serta menambahkan hastag #Beautiesquad #NgopiCantikBeautiesquad
Seperti biasa, sebelumnya acaranya dimulai selain ngasih tau rulesnya ada yang nggak boleh ketinggalan yaitu sambutan dari dari Kak Virly selaku Founder Beautiesquad. Oke, disini Kak Virly nggak mau ngomong panjang lebar ya karena udah nggak sabar juga untuk bahas tema Ngopi Cantiknya yang memang sangat penting buat kaum hawa ini hehe. Jadi untuk awal acaranya dibuka langsung oleh sang moderator Ai dengan sebuah pertanyaan, apakah itu ? Yuk disimak

Apa yang menginspirasi Rissa untuk menjadi Lip Swatcher?
Jawab:
Sudah pasti karena dulu susah banget ya untuk cari swatches lipstik di kulit Asia, khususnya Indonesia. Biasa beli lipstik, liatnya di kulit bule eh pas dipake zonk banget.
Nah, dari situlah mulai seneng swatching lipstik. Sembunyi-sembunyi aja karena dulu ngerasa malu. Belum lagi efek dari bullying yang sampe sekarang juga masih kerasa efeknya. Dulu, Rissa pernah di-bully karena katanya bibirnya kaya piyo-piyo.
Tapi lama kelamaan, Rissa dapet support dari suami (saat itu masih pacar), karena swatching lipstick itu terasa relaxing dan surprisingly back then, banyak yang ngerasa swatches-nya bermanfaat. Tapi memang banyaknya followers Rissa justru dari luar negeri, terutama US dan Amerika Selatan karena mereka bisa relate betapa swatches saat itu sangat exclusive (banyaknya yang berkulit putih aja).
Biasanya berapa lama kalo ngerjain lip swatch secara keseluruhan, sampai akhirnya di-post di blog dan sosmed lainnya?
Jawab:
Kalau proses foto & editing, kalau ditotal itu bisa 3 hari atau lebih. Kalau sama scheduling & blog, bisa semingguan. Begini break downnya:
Contoh:
Senin, fotografer produk foto produk dulu. Supaya tube-nya gak kotor. Dan kalau lipstik biasa (lipstik klasik) kan sayang ya kalau swatch duluan baru difoto produknya. Makanya, selalu dahulukan foto produk daripada foto swatches.
Lanjut, Selasa foto arm swatches. Biasanya, kalau gak terlalu banyak, kita buatkan styled arm swatches (yang digambar), dan juga pastinya classic swatches. Ini juga bisa 1-3 brand, tergantung banyaknya warna.
Lanjut, Rabu foto lip swatches 1 produk yang terdiri dari 5 warna. 5 warna masih aman, gak terlalu banyak tapi gak sedikit juga. Jadi di hari rabu itu, mbak Anggi (manajernya Lippielust) masukin jadwal aku untuk foto. Dalam 1 hari itu bisa 1-3 brand yang difoto, tergantung banyaknya warna.
Setelah itu, Kamis, baru bisa bikin blog. Biasanya tim Lippielust kerjakan content ini minimal 1 minggu sebelum tayang. Biasanya Rissa, hari Kamis dan Jumat gak ke kantor, supaya bisa fokus edit foto dan juga bikin blog.
Terus kontennya kan mostly lipstick, pernah bosen ngga? Apa yang dilakuin buat ngatasin itu?
Jawab:
Untuk mengatasinya? Ya gak ngelakuin apa-apa. Biasanya main game, jalan-jalan, makan, beres-beres rumah, atau tidur seharian. Konten di Lippielust itu 90% non-sponsored IG posts, jadi gak ada pengaruhnya juga kalau gak swatch/post apapun di IG.
Burnout itu bahaya, jadi kalau udah ngerasa capek mentally, ya istirahat. Gak perlu dipaksakan
Rissa pernah kok menghilang dari IG sampe 3 bulan kalo gak salah. Di tahun ini sampe 2 bulan, tahun lalu sebelum berhijab sekitar 3 bulanan menghilang.
Sampe sekarang pun, Rissa kalau udah ngerasa jenuh, stop ngelakuin apapun. ide itu datengnya dari pikiran yang fresh, kalau pikiran kita sendiri udah capek, mental kita lagi gak bener, dipaksakan juga percuma.
Apa saja tantangan bikin lip swatch?
Jawab:
Kita bicarakan pas Rissa mulai, karena kalau sekarang, perspektifnya udah lain.
- Kalau dulu, tantangan paling besar buat Rissa adalah... gimana caranya cari cahaya matahari yang bener-bener bagus. Karena gak ada ring light, gak ada kamera, modalku cuma PC dan Photoshop karena memang kerjaanku dulu adalah Graphic Designer, dan sedikit-sedikit bisa photo retouching.
Rissa dulu tinggal di Sukabumi, kalau dulu sih aku bilang Sukabumi itu Islandia-nya Indonesia karena sepanjang tahun jarang banget ada matahari. Kalau ada matahari, paling cuma sejam-dua jam. Jadi ya itu salah satu tantangannya. Buatku, cahaya matahari adalah sumber lighting terbaik sampai sekarang. Bahkan sekarang peralatan lighting udah alhamdulillah lengkap, tetep kita pakai cahaya matahari juga supaya warna fotonya cantik.
- Kedua, bibir harus bener-bener siap. Gak boleh pecah-pecah. Setiap kali bibir pecah-pecah, itu udah pasti fotonya ditunda. Ini sampe sekarang masih kaya gini.
- Ketiga, kalau dapet produk lip stain. Itu kan susah banget dihapusnya ya.. Apalagi pas foto utk katalog Make Over Lip Stain kmrn, jujur itu bikin cape banget karena warna stainnya bener-bener nempel di bibir dan tangan.
Must have tools buat yang baru mau mulai lipstick swatching apa saja?
Jawab:
- Keberanian. Karena gak jarang juga pengen coba lip swatching tapi gak pede. takut di-bully / judge, dll. Bener gak? Tapi serius sih... Dulu Rissa cuma pake kamera belakang hape. Pakai smartphone pun bisa kok. Apalagi smartphone jaman sekarang udah canggih-canggih. Nah kalau udah pakai kamera, mungkin kalian rata-rata udah pakai kamera ya..
- Selalu gunakan tripod dan timer (kalau ada), belajar pose dari awal, supaya nantinya terbiasa dengan posenya.
- Tools lainnya.. ya makeup tools aja semacam lipstick remover, sponge (kalau udah dihapus kan biasanya suka agak rusak tuh foundie), itu harus ada di jangkauan duduk kalian.
- Oh yaa... kalau bisa duduk ya, karena biasanya lama.
Tidak ada tools spesifik sih untuk swatching, sebenernya gampang kok. Tapi setelah swatching, ada proses editing. Ini mungkin bagian complexnya.
Photo retouching itu gak haram, kok... kadang ada aja yang ngerasa kalau "fotonya di-photoshop ya". Malah ada lho pekerjaan "photo retoucher" karena memang tugas mereka adalah meng-enhance foto. Photoshop sendiri adalah software professional untuk photo editing / digital imaging, isinya gak cuma untuk ubah-ubah bentuk badan atau ngebeningin muka aja biar keliatan lebih flawless dan tirus, tapi Photoshop itu bener-bener powerful, gear-nya cuma hape tapi editingnya di photoshop, bisa dapet foto layaknya professional shots.
Jadi, it's safe to say that it's important to have Photoshop too.
Ada bagian2 “krusial” yg perlu diperhatikan saat editing tidak?
Jawab:
Jangan foto sekali lalu warnanya diubah-ubah setelahnya ngikutin warna shadesnya. Mau sebanyak apapun lipstiknya, harus dijalanin (swatch satu persatu).
Selain itu, it's ok if you want to adjust the brightness of the photo, color correct warna lipstik, dihalusin pori-porinya, itu gak papa. Asal jangan overdo.
"Color correct" itu gak tau kenapa di beauty community kesannya kayak ngebohongin, padahal apa yang kita ingin tangkap di kamera, belum tentu bisa dihasilkan oleh kamera itu sendiri. Mau sebagus apapun lightingnya.
Beberapa waktu lalu Michelle Phan (owner EM Cosmetics), pasang IG Story tentang dia lagi Color Correct swatches liquid lipsticknya. Itu wajar banget dan udah biasa juga untuk dilakukan.
Intinya jangan overdo.

Setelah pertanyaan dari moderator, dilanjut dengan sesi tanya jawab.

Pertanyaan dari Kak Fia
Aku tu suka banget sama yg namanya lipstik. Terus, kalau tiap bikin swatch lipstik untuk blog suka kesel sendiri karena: bibir aku tdk simetris antara kiri dan kanan. Aku sadar sih kalau bagian tubuh manusia itu pasti gak akan seimbang kiri dan kanan. Nah, kalau Rissa sendiri, ada gak cara buat menyeimbangkan? Aku pun juga retouching pakai PS. Tapi ilmu aku belum sampai yg bisa edit nyeimbangin bagian yang kurang.
JAWAB:
Dulu bibirku juga asimetris. Kalau pake lipstik selalu dibuat keluar garis. karena pas jaman kuliah rahangku pernah dislokasi, jad aku pikir karena itu. Tapi ternyata karena gigiku berantakan (setelah copot behel gak pake retainer). Caranya adalah dengan menggunakan lip liner dengan warna senada dengan lipstiknya. Kalau misal terlalu repot, kamu bisa pakai photoshop.
Catatan pentingnya: kamu akan terbiasa pakai photoshop untuk terus menyeimbangkan bentuk bibir kamu. apa kamu siap untuk itu?
Kalau diliat, gigi aku sekarang masih berubah-ubah posisinya karena lagi dibenerin lg pakai behel. Jadi senyumnya pun berubah-ubah. Tapi tetep aja ciri khas dari bibir tetep keliatan.
Jadi saranku sih, lebih pede aja sama bibir yang kamu punya. Mungkin disitulah ciri khas kamu nantinya.
Kalau sampe mirror sih kok kayaknya jadinya serem ya, soalnya setiap manusia itu, tubuh kanan dan kirinya beda, bener-bener asimetris. Biasanya kalau editing foto swatches, aku correct warna dan pakai liquify kalau diperlukan.
Tools yang biasa aku pake di photoshop (maaf agak lama ya aku lupa nama-namanya):
- Spot Healing Brush tool (biasanya untuk menghilangkan zits / jerawat), Clone Stamp Tool, Mixer Brush Tool, High Pass / Sharpen, Eyedropper Tool, dan Liquify
- Sama kalau color correct, maininnya Adjustment. Yang paling sering dipakai: Brightness / Contrast, Color Balance, Hue / Saturation, dan Levels.

Pertanyaan dari Kak Puspa
Kebetulan saya punya kulit Warm undertone dan tiap swatch lipstick yang Cool undertone itu berasa aneh aja, gimana yaa biar ga berasa jomplang gitu antara warna lipstik and kulit?
JAWAB:
Gak gimana-gimana, jangan dipaksakan. Tujuan swatching adalah membantu orang lain yang kulitnya sama kaya kita, jadi kalau hasilnya ternyata cool banget di kulit, ya memang udah seharusnya seperti itu.
Sekedar sharing, kalau sedang buat katalog (misal: W****H), mereka gak minta warnanya harus sesuai dengan yang mereka inginkan, dan belum tentu juga kan warnanya sama di kulit semua orang. Jadi kalau misal lihat swatchesku yang warnanya seperti itu, ya berarti memang seperti itu di kulitku.
Kalau maksudnya color correcting, itu kalau misalnya lightingnya ternyata terlalu terang, atau terlalu gelap, atau misal pas aku swatch warnanya kurang vibrant, atau kurang muted.
Ketika photo retouching, biasanya aku bawa sekalian sama lipstik-lipstiknya, lalu dipake lagi di bibir atau di swatch lagi di tangan untuk lihat warna seharusnya seperti apa di kulitku.
Dan sebisa mungkin, kalau mau pakai teknik aku (swatch ulang di bibir dan tangan), retouch foto swatchnya jangan di tempat gelap, malah lebih baik kalau pas siang hari. Makanya aku jarang edit foto swatch malem-malem hehe.
Sebetulnya, tidak semua warna bisa cocok lipstick di bibir Rissa. Bedanya kalau sekarang, brand-brand lokal warnanya emang bagus-bagus. Beda banget sama jaman dulu yang kebanyakan menyesuaikan jenis kulit caucasian (bule).
Kayak warna Maybelline Liquid Matte 07 (Barely Nude), itu di aku jadi kayak ijo lumut. Jadiii.... sama aja kok.. gak semuanya bagus di aku.

Pertanyaan dari Kak Ariani
Lip swatches Rissa kan selama ini yang terlihat "hanya" bibirnya aja. Ga keliatan wajah, tapi jujur. Sekali kita liat bibir aja tuh langsung tau "oh ini lippielust".
- Pertanyaan pertama: gimana cara membuat bibir kita itu keliatan khas nya, walaupun tanpa keliatan wajahnya? Apa memang bentuk bibirnya, atau memang ada trik khususnya?
- Pertanyaan kedua: Apa yang dilakukan kalau lipstik yang di swatch enggak pigmented tapi kalau dilayer berkali-kali malah jadi ga bagus?
- Pertanyaan ketiga: Foto Rissa banyak kesebar di online shop bahkan di crop sampai watermark lippielust hilang. Seingat aku dulu Rissa memperbolehkan foto dipakai untuk jualan tapi fotonya ga diapa2in, ga di crop apalagi ssmpai dibikin watermark orang lain. Nah gimana Rissa sekarang menghadapi itu sa? Apa Rissa ambil langkah tertentu atau yasudah biar jadi pahala?
JAWAB:
- Engga ada trik khusus, serius deh. Dulu tahun 2014 ga ada yang kenal aku, aku cuma suburban yang seneng makeup, pusing sama deadline, tau-tau jadi banyak yang tau. Dan sampe sekarang, mungkin karena udah sering seliweran di dunia digital apalagi permakeupan, mungkin orang-orang jadi hapal itu bibir aku.
Prosesnya gak bentar, serius. 2014-2016, aku dapet klien pertama lokal itu Wardah, tahun 2016 akhir kalo ga salah, aku lupa.
Dari sekian banyak lipstik Wardah saat itu, aku lupa totalnya kalo ga salah 70-an. Itu kan langsung bikin katalog printednya, disebar seluruh Indonesia. Dari situ banyak deh olshop-olshop yg scan katalognya dan beredar deh di online shop-online shop. Mereka ga pada tau itu aku.
Malah beberapa hari lalu ada yg DM, "oh ini toh yg bibirnya suka ada di olshop-olshop". Mereka lebih tau bibirku daripada Lippielust.
- Jawaban dari pertanyaan kedua. Aku layer 2x atau lebih lipstiknya, tapi nunggu layer pertama kering dulu. Harus bener-bener kering. Kalau cuma setengah kering, nanti makin keliatan patchy-nya.
Kalau gak kebantu sama sekali, ya review seadanya. Kalau warna spesifik (misal: orange) patchy, karena pengaruh pigment warna yang bercampur putih seperti itu memang biasa patchy. Warna-warna seperti bright, white-based colors itu udah biasa kalo patchy.
- Jawaban dari pertanyaan ketiga: Yasudah jadi pahala. Karena kadang galakan mereka daripada kita, sedangkan kita gak bisa ngurusin itu melulu diupload di sosial media Jadi yaudah, itu giliran pemerintah yang bisa mengedukasi tentang konten digital harusnya.
Pertanyaan dari Kak Gita
- Pertanyaan pertama. Nah tadi aku sempet baca soal lip swatches untuk produk lipstik yang 'ngestain' nih. Ada beberapa produk yang susah banget di hapusnya, kalau misalnya nih, si bibir ini 'didempul ulang' pake foundation, untuk bibirku ini termasuk yg gampang keringan gampang banget patchy. Tapi kalo ga dilanjut hari itu juga, kadang set upnya berubah juga. Ada tips dan triknya ga teh?
- Pertanyaan kedua. Tadi sempet baca soal penggunaan lip liner, kira-kira untuk bibir yang udah 'over' begini, masih diperlukan gak sih teh? Kadang gak Pede aku tuh, sama kadang suka ga pas warna lip linernya.
JAWAB:
- Take your time. Kalau udah tau produk yang bakal di swatch itu stain banget/susah dihapus, ada baiknya kamu jadwalkan seharian itu untuk foto swatch.
Aku biasanya kalo foto swatch, setupnya: aku | kamera | lighting | fotografer.
Dia yang ngasih tau kalau misal warnanya ga bagus, ada yang bolong ditengah swatchnya, ada bekas tisu, dll. Pokoknya dia yang ngasih tau imperfection foto saat itu. Jadi udah bisa dipastikan gak sekali-dua kali takenya, bisa sampe 10x kalau kita berdua gak puas sama hasil di take awal.
Jadi, kalau waktu seharian, dan kamu ternyata udah pake lighting, itu bawa santai aja jangan terburu2. kamu bisa apply lip balm dulu, bisa minum dulu, dll.
- Jawaban pertanyaan kedua: Aku sih skrg jarang bgt pake lip liner. Ada masanya lip liner itu sebuah keharusan bgt kayanya soalnya kan nge-trend Kylie Lip Kits dulu tuh.. hehe.. kalau kontur bibir aku udah oke, kenapa harus dipakein lip liner lagi?
Kalau kamu rasa perlu, ya kenapa engga? Biasanya lip liner dipakai supaya produk gak bleeding/tahan lama di bibir, tp kan skrg trennya matte liquid lipstick yang udah oke bgt daya tahannya, ya gak perlu sih... kecuali kalau mau pakai lip gloss atau lipstik padat biasa.

Jadi buat temen-temen yang ingin ikut Ngopi Cantik bareng Beautiesquad, bisa langsung cari infonya dengan visit ke Grup Facebook Beautiesquad atau bisa langsung visi ke instagramnya @beautiesquad. Nah, yang ingin mengenal lebih dalam mengenai Kak Rissa atau Lippielust bisa langsung visit ke blognya di http://lippielust.com. Oke sekian dulu postingan dari aku kali ini semoga bermanfaat dan selamat bertemy dipostingan aku berikutnya ya.

Big Hug,


Titah Sanjana

Find me on

Monday, July 29, 2019

FANBO CHOCO RUSH LIP CREAM 02 ROUGE IN MINUTE & 04 SCARLET WEEK

Assalamu’alaikum
Halloo dosti dostiku… Gimana kabarnya ? Kangen aku tu hehe

Oh iya, selamat datang kembali di blog aku ya www.titahsanjana.com.
Sesuai dengan judulnya, hari ini aku akan ngereview produk terbaru dari Fanbo lagi ya. Baru aja kemaren review lipsticknya sekarang kita review lip cream terbarunya mereka. Yup seperti judunya aku hanya akan mereview dua shade saja yaitu shade 02 Rouge in Minute dan 04 Scarlet Week. Kenapa Cuma 2 ? ya karena yang aku beli hanya 2 wkwkwk. Kenapa Cuma beli 2 ? Karena aku beli yang bener bener akan aku pakai nantinya. Aku nggak mau udah beli, habis itu nantinya nggak kepake, kan sayang banget uangnya ya kan. Terus kenapa pilih yang shade no 2 sama 4, kenapa nggak shade lain ? Oke, dari awal pertama aku tau kalau fanbo ada lipcream baru aku langsung jatuh cinta sama 3 shade, yang satu nama shadenya Its Amberday warna coklatnya lebih ketara dan ini tu warna aku banget hehe tapi sayangnya aku ingin nuansa baru saja. Walaupun semuanya ada warna coklatnya sih wkwkwk. Masa coklat mulu kan ya, jadi aku mutusin buat beli dua shade ini. Salah satu alasan aku pengen beli ini lip cream ini, karena packagingnya lucu imut ngegemis gitu dan mata aku langsung tergoda. Lemah banget mata aku tu kalau liat yang lucu-lucu. Seperti biasa aku akan ngasih tau mulai dari klaim dari produk sampai pengalaman aku setela pakai produk ini.


CLAIM
Fanbo Chocorush Lip cream mengambil tema Autumn color base, warnanya seperti daun di musim semi dan didominasi warna coklat. Produk ini diklaim cocok untuk kulit Asia dengan tone warna yang warm. Salah satu keunggulan dari produk ini adalah teksturnya yang lembut serta warna yang pigmented dengan matte finish. Produk ini transferproof dan waterproof serta no cracking. Selain itu, produk ini mampu menyamarkan garis halus pada bibir sehingga terasa nyaman dan memberi hasil akhir yang sempurna. Temen-temen tidak perlu khawatir bibir terasa kering ya, karena klaim produk ini mengandung vitamin E yang bisa menutrisi bibir agar tetap lembab dan halus serta mengandung antioxidant. Klaim yang paling penting disini, yaitu produk ini bisa tahan hingga lebih 8 jam. Apakah benar semua itu ????? Nanti akan kita bahas ya. Oke, jadi produk ini ada 5 shade seperti lip cream series sebelumnya, ada it’s amberday, rouge in minute, honey month, scarlet week dan during sepia hour.

PACKAGING
FANBO CHOCO RUSH LIP CREAM 02 ROUGE IN MINUTE & 04 SCARLET WEEK
Bagian depan
FANBO CHOCO RUSH LIP CREAM 02 ROUGE IN MINUTE & 04 SCARLET WEEK
Bagian tutup
FANBO CHOCO RUSH LIP CREAM 02 ROUGE IN MINUTE & 04 SCARLET WEEK
Bagian belakang
FANBO CHOCO RUSH LIP CREAM 02 ROUGE IN MINUTE & 04 SCARLET WEEK
Bagian kiri
FANBO CHOCO RUSH LIP CREAM 02 ROUGE IN MINUTE & 04 SCARLET WEEK
Bagian bawah
Oke, jadi foto-foto diatas adalah penampakan dari packagingnya ya. Seperti biasa, supaya lebih enak aku kasih deskripsi di bawah fotonya. Produk ini kemasannya kotak persegi panjang dan berbeda dengan lip cream pertama mereka yang bentuknya tabung. Botolnya sendiri transparan ya, jadi temen-temen bisa langsung tau warna dari lip creamnya. Oh iya, produk ini tidak dilengkapi dengan box ya jadi langsung bentuk kayak gitu. Kemudian pada bagian depan ada aksen daun atau apa itu kayak wijen warna putih. Kalau dilihat bagian dalamnya seperti bentuk spiral gitu, lucu kan. Soalnya aku belum pernah liat lip cream yang bentuk dalamnya kayak gini hehe. Pada bagian tutup, warnanya pink cantik dan ada aksen wijen tadi yang nyambung dengan body lip creamnya. Kemudian ada keterangan nama produk dengan warna pink yang lebih terang. Kemudian untuk bagian belakang, disini temen-temen bakal nemu barcode, nama produk serta shade prodyk, netto, manufactur, ingredients dan may contain. Keterangan-keterangan tadi hanya ada pada plastik pembungkusnya saja ya. Jadi kalau plastiknya dibuka, tulisan-tulisan tadi bakal hilang. Pada bagian kiri ada keterangan expirednya dan nomor produksi produk. Untuk bagian kanannya polos ya jadi nggak aku foto. Sedangkan dibagian bawah ada stiket bulat dan ada keterangan nama produk, nomor dan nama shade yang di dominasi warna hitam dan background silver.

OPEN THE PRODUCT
FANBO CHOCO RUSH LIP CREAM 02 ROUGE IN MINUTE & 04 SCARLET WEEK
FANBO CHOCO RUSH LIP CREAM 02 ROUGE IN MINUTE & 04 SCARLET WEEK
FANBO CHOCO RUSH LIP CREAM 02 ROUGE IN MINUTE & 04 SCARLET WEEK
Aplikator

Jadi inilah penampakan produknya setelah aku buka ya. Batang aplikatornya ini berwarna putih ya tapi kalo udah kena produk nggak putih lagi hehe. Yang paling menarik disini adalah bentuk aplikatornya. Awal buka tu, kok kayak pernah liat aplikator model gini. Eh ternyata aplikatornya mirip sama aplikator concealernya focallure, tapi aku nggak tau juga apakah aplikator semua concealer kayak gitu. Ini tutupnya juga rapet banget kalo menurutku. 


INGREDIENTS
Isododecane, Ozokerite, Boron Nitride, Silica, Cyclopentasiloxane, Beeswax, Diisostearyl Malate, Trimethylsiloxysilica, Octydodecyl Oleate, Dimethicone, VP/Hexadecene Copolymer, Phenoxythanol, Disteardimonium Hectorite, Triethylhexanoin, Tocopheryl Acetate, Dimethicone Crosspolymer, Methylparaben, Propylene Carbonate , BHT, Glyceryl Isostearate, Polyglyceryl-2 Oleate, Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer, Propylparaben, Sorbitan Stearate, Cyclotetrasiloxane, Dimethiconol, Tocopherol.

MAY CONTAIN
Ricinus Communis Seed Oil, Talc, Cl 45410:2, Cl 19140, Cl 77891, Cl 15850:2, Cl 77491, Cl 16185, Cl 19140, Red 7 (Cl 15850:1) Cl 77007, Cl 77163, Cl 77499, Cl 77492, Cl 15985.

MANUFACTURED BY
PT Fabindo Sejahtera

Kp. Waru-Ds.Pasir Jaya,
Cikupa, Tangerang Indonesia

Netto : 5 gram

SWATCH &TEXTURE
FANBO CHOCO RUSH LIP CREAM 02 ROUGE IN MINUTE & 04 SCARLET WEEK
Pakai flash kamera hp
FANBO CHOCO RUSH LIP CREAM 02 ROUGE IN MINUTE & 04 SCARLET WEEK


Jadi itulah hasil setelah lip creamnya aku swatch ditangan. Oke, jadi gambar yang atas itu aku ambil pakai flash kamera hp dan yang bawah nggak pakai flash. Ini awal dateng aku bingung, lah kok warnanya sama wkwkwk. Eh ternyata hampir sama deng bukan sama. Jadi yang 02 itu warnanya lebih gelap dan 04 warnanya lebih terang sedikit. Tapi dua duanya aku sukaaaa. Untuk teksturnya sendiri, konsistensinya hampir sama dengan lip cream mereka sebelumnya. Jadi teksturenya agak cair dan nggak kental-kental banget. Nah untuk baunya sendiri menurut aku ini hampir nggak ada wanginya, hampir ya bukan nggak ada sama sekali. Buat temen-temen yang nggak suka sama lip cream yang wanginya kuat mungkin bisa coba produk ini.

EXPERIENCE
FANBO CHOCO RUSH LIP CREAM 02 ROUGE IN MINUTE & 04 SCARLET WEEK
FANBO CHOCO RUSH LIP CREAM 02 ROUGE IN MINUTE & 04 SCARLET WEEK
FANBO CHOCO RUSH LIP CREAM 02 ROUGE IN MINUTE & 04 SCARLET WEEK
FANBO CHOCO RUSH LIP CREAM 02 ROUGE IN MINUTE & 04 SCARLET WEEK

Jadi foto-foto diatas adalah hasil setelah aku pakai produk ini. Oh iya ini aku coba pakai ke kantor yang warna 02 dan kebetulan aku masuk jam 12 siang dan pastinya aku berangkat nggak jam 12 juga. Mungkin jam setengah 11 aku udah pakai produk ini. Kesan pertama aku pakai, suka banget sama pigmentasi warnanya dan didukung dengan aplikator yang bentuknya kayak tadi. Jadi aku ambil sekali aja udah bisa aku pakai seluruh bibir. Karena teksturnya agak cair jadi tidak perlu waktu lama untuk menunggu produk ini kering ya. Aplikator yang model seperti itu uwenak sekali dipakai dibibir. Cracking nggak sih ? Setelah aku amati dengan jeli, lip cream ini cracking tapi dalam kondisi wajar ya. Nggak cracking parah sampai kayak tanah tandus tu enggak, tenang masih aman kok. Kemudian untuk garis garis halus pun masih kelihatan sedikit. Kalau menurut aku wajar sih kalau lip cream hasilnya kayak gitu. Oh iya, kalian tau yang paling penting disini apa ? apa hayo ? Yup, aku nyaman banget pakai lip cream ini. Ini nggak tau ya perasaan aku sendiri atau gimana hasilnya itu keliatan basah gitu. Apakah aku halu ? Nggak ada klaim nya kayak gitu titahhh. Selama aku pakai produk ini aku nggak ngerasa kalau bibir aku jadi kering, mungkin karna ada vitamin E nya ya. Ini nih yang kalian tunggu-tunggu. Tahan lama nggak sih ? Apa bener 8 jam bisa tahan lama ? wkwkw saat nya aku cerita ya. Jadi waktu aku dikantor itu aku makan nasi padang, makannya biasa aja dan nggak sok cantik wkwkw karena pengen ngebuktiin bener nggak sih bisa sampek 8 jam. Karena dikantor cuma makan padang tadi, malemnya aku beli ayam geprek dan hasilnya seperti kalian lihat di jam 21:58 warna lip creamnya masih ada walaupun nggak sek intens awal pemakaian. Jadi untuk si lip cream ini tahan lama atau enggak tergantung yang temen-temen makan sih, kalau makan terus dan yang dimakan mengandung minyak semua kemungkinan akan cepet hilang juga. Di sini pun aku makannya juga nggak bar-bar, karena lagi sariawan juga wkwkwk sakit banget ampun dah. Oh iya ada yang ketinggalan, ini juga ringan lho dipakai nggak nggedabel gitu apa ya Bahasa indonesianya nggedabel ? ringan lah pokoknya. Bisa temen-temen lihat sendiri, warnanya itu hampir sama kan ya, cuma yang 04 warna lebih terang sedikit. Untuk waterproof dan transferproof, aku setuju kalau cuma dipakai minum air aja ya. Seperti yang aku bilang tadi tergantung temen-temen makan apa, kalau habis makan terus ditempelin di tangan pasti ada bekas bibirnya dan itu wajar. Oh iya jadi aku juga sempet bikin video tentang produk ini cuma belum aku edit, ada bagian dimana setelah nyobain yang nomor 02 aku hapus pakai lip remover dan belum kering eh langsung aku nyoba yang 04. Alhasil rasanya jadi aneh nggak senyaman yang pertama dan keringnya lama. Aku coba tempelin ke tangan dan ada bekasnya. Jadi buat temen-temen jangan kayak aku ya wkwkw tunggu bibirnya aman dulu baru pakai lip cream lagi. 

WHERE TO BUY ?
Tokopedia & Shopee

PRICE
Rp 51.000 (Tokopedia & Shopee)

PLUS
Warnanya cantik
Packagingnya lucu
Harga terjangkau
Ringan
Tahan lama
Pigmentasi dan coveragenya bagus
Apalagi ya (hampir semua klaimnya aku setuju hehe)

MINUS
Minusnya disini mungkin range warnanya aja agak dijauhin gitu ya biar nggak terkesan sama hehe.

RATE
8/10

Nah, gimana nih temen-temen sudah pada nyobain lip cream ini belum ? Maafin ya kalau ada salah-salah kata. Yuk share pengalamannya di kolom komentar. Selamat bertemu di review aku selanjutnya ya....

Big Hug,


Titah Sanjana

Info lebih lengkapnya bisa klik link berikut:
Website 
Instagram
Twitter
Facebook

Find me on

Monday, June 3, 2019

FANBO ULTRA SATIN ALL SHADES

Assalamu’alaikum....
Hallo dosti

Hai hai welcome back to www.titahsanjana.com

Haloo semuanya, udah lama banget ya aku nggak nulis lamaaaa banget hehe. Sebenarnya ada beberapa produk yang ingin aku review, hanya saja aku belum bisa bagi waktu. Tapi kali ini aku ada review baru nih dari dunia pergincuan dan perlokalan hehe. Dari banner di atas pasti temen-temen udah pada tahu kan aku pengen bahas apa. Yup sesuai dengan judulnya, kali ini aku akan bahas lipstick dari fanbo. Oke aku akan cerita sedikit ya sebelum membahas produknya hehe. Jadi pas aku kedatangan paket ini itu aku bingung banget dapetnya dari mana gitu ya. Soalnya aku udah jarang ikut give away sama kolaborasi. Aku tetep inget-inget tuh dan tiba-tiba aku inget kalo aku pernah isi form project BeautiesquadXFanbo. Tapi aku mikirnya, kok nggak ada email ya padahal biasanya itu ada. Setelah aku cek email, astagfirulloh itu email dikirim dari tanggal 23 Januari dan baru aku buka tanggal 14 Februari. Langsung membodoh-bodohkan diri sendiri wkwkwk kenapa nggak buka email coba ah. Aku minta maaf banget baru bisa mereviewnya sekarang. Akhirnya setelah sekian purnama aku buka blog juga dan langsung panik karena nggak bisa masuk ke dashboard blogger karena Google+ udah di nonaktifkan. Sungguh ketinggalan banyak hal di dunia blogger ini. Btw selamat Hari Raya Idul Fitri ya teman-teman. Doain aku biar semangat ngeblog lagi. Oke cukup sudah ya cerita mari balik ke topik utama. Jadi ini adalah produk terbaru (baru ngepost hehe) dari Fanbo yaitu Ultra Satin Lip dan kebetulan aku dapat semua shadenya mantap kan hehe. Jadi seperti biasa di blog ini aku akan bahas dari claim hingga experience. Yuk cus langsung aja.

CLAIM
Fanbo baru saja mengeluarkan produk terbaru mereka yaitu Ultra Satin Lip. Produk ini memiliki tekstur yang lembut serta warnanya yang intense dan tidak membuat bibir kering. Selain warnanya yang pigmented, Fanbo Ultra Satin Lipstick juga mengandung vitamin E untuk menutrisi kulit bibir dan UV Protection untuk menjaga bibir agar tidak menjadi gelap jika digunakan sehari-hari. Selain itu produk ini memiliki kemampuan Soft Focus Effect yang dapat menutupi garis-garis dibibir sehingga tampilan bibir terlihat halus. Produk ini juga ringan dipakai dan tahan lama. Tersedia 8 warna yang wearable untuk sehari-hari:
1. Prom Queen
2. Nerd
3. Feminine
4. Adventurous
5. Fashionista
6. Innocent
7. Posseive
8. Ambitious 
PACKAGING
FANBO ULTRA SATIN ALL SHADESFANBO ULTRA SATIN ALL SHADES

Oke jadi ini adalah beauty boxnya ya, cute banget kan. Pas banget datenganya itu tanggal 14 hehe dan selalu didominasi warna pink dan putih. Di boxnya ini pastilah ada tulisan nama brandnya, dan temen-temen bisa lihat sendiri. Dibagian sampingnya ada keterangan social media dari Fanbo. Oke mari kita langsung menuju ke produknya ges.
FANBO ULTRA SATIN ALL SHADES
Jadi inilah penampakan boxnya kalo dibuka. Yup ada 8 lipstick seperti yang udah aku bilang tadi.
FANBO ULTRA SATIN ALL SHADES
Jadi ini adalah deretan pasukan yang telah memanjakan bibir aku dengan warna-warna mereka hehe. 
FANBO ULTRA SATIN ALL SHADES
Ini penampakan kalo dilihat dari atas ya, putih polos.
FANBO ULTRA SATIN ALL SHADES
Jadi untuk packagingnya sendiri, bentuknya tabung gitu dengan didominasi warna putih dan orange (kalau menurut aku). Yang bercorak itu adalah bagian tutupnya ya, dan bagian bawahnya itu bening transparan jadi kelihatan warna lipsticknya. Dibagian depannya ada tulisan Fanbo Ultra Satin Lip dengan warna silver.
FANBO ULTRA SATIN ALL SHADES
Bagian belakangnya ini ada barcode dan beberapa keterangan seperti ingredient namun warna tulisannya putih jadi nggak kelihatan.
FANBO ULTRA SATIN ALL SHADES
Nah, ini adalah deretan penampakan bagian bawahnya. Untuk nomor shadenya bisa dilihat dari kiri ke kanan ya. Jadi itulah packaging simple dari mereka. Mari kita lihat penampakan ketika tutup botolnya dibuka.

OPEN THE PRODUCT
FANBO ULTRA SATIN ALL SHADES
FANBO ULTRA SATIN ALL SHADES
FANBO ULTRA SATIN ALL SHADES
FANBO ULTRA SATIN ALL SHADES


Jadi itulah penampakan ketika tutupnya tadi dibuka. Untuk bentuk ujung lipstiknya ini miring dengan bentuk oval dan cembung dibagian punggungnya. Ah susah jelasin bentuknya hehe, temen-temen lihat sendiri ya. Nah, dibagian bawah itu ada pengunci buat tutupnya ini rapet. Jadi insyaAlloh aman nggak kebuka sendiri lipsticknya. Soalnya aku punya lipstick yang tutupnya nggak rapet jadi kadang tutupnya dimana lipsticknya dimana. Sebelumnya swatch mari kita ke ingredient dan kawan-kawanya terlebih dahulu.

INGREDIENTS
Ricinus Communis Seed Oil, Caprylic/Capric Triglyceride, Cerecin, Helianthus Annuus Seed Cera, Mica, Cetyl Acetate, VP/Hexadecene Copolymer, Ethylhexyl Palmitate, Phenyl Trimethicone, Ozokerite, Kaolin, Hydrogenated Polydecene, Stearyl Acetate, Beewax, Camauba (Copernicia Cerifera) Wax, Euphorbia Cerifera (Candelilla) Wax, Lanolin, Polyglyceryl-2 Tetraisostearate, Plukenetia Volubilis Seed Oil, Oleyl Acetate, Stearalkonium Bentonite, Isostearyl Alcohol, Isononyl Isononanoate, Acetylated Lanolin Alcohol, Methylparaben, Polyethylene, Fragrance, Glyceryl Isostearate, Mineral Oil (Paraffinum Liquidum), Polybutene, Tocopheryl Acetate, BHT, Ascorbyl Palmitate, Tocopherol, Propylparaben.

MAY CONTAINS
Tin Oxide, Calcium Sodium Borosilicate, Talc, Cl 77891, Red 7 (Cl 15850.1), Cl 16185, Cl 15850, Cl 15985, Cl 77492, Cl 77491, Cl 47005:1, Cl 15850:2, Cl 77019, Cl 45410:2, Cl 77499, Cl 77163, Cl 45430

Netto 4g

Manufactured by :
PT Fabindo Sejahtera Kp.Waru-Ds Pasir Jaya, Cikupa, Tangerang
SWATCH & TEXTURE
FANBO ULTRA SATIN ALL SHADES
FANBO ULTRA SATIN ALL SHADES
FANBO ULTRA SATIN ALL SHADES

Jadi itulah hasilnya setelah lipsticknya aku swatch di tangan, untuk nama-nama shadenya temen-temen bisa lihat di bagian Claim ya. Sebenarnya ada aku agak bingung membedakan nomor 01, 02 dan 04 warnanya hampir sama apalagi 01 sama 02. Teksturnya sendiri lembut dan efek satinnya itu nggak lebay. Menurut aku ini lipstick bikin bibir kelihatan sehat gitu. Yang paling aku suka dia nggak lengket. Pigmentasinya bagus untuk warna-warnya yang gelap. Mungkin sekali swatch sudah kelihatan warnanya, tapi buat warna-warna yang terang butuh beberapa swatch. Coveragenya juga bagus, jadi ini ngetutup semua lapisan bibir. Nggak ada tuh bagian yang bolong-bolong gitu. Fanbo perkembangannya sangat luar biasa loh ya. Untuk aromanya sendiri, dibilang soft enggak tapi dibilang tajam juga enggak. Gimana ya, hmm aromanya seperti lipstick pada umumnya. Tapi buat yang hidungnya nggak suka yang tajam-tajam lipstick ini masih aman kok. Yuk mari langsung menuju swatch di bibir.

EXPERIENCE

FANBO ULTRA SATIN ALL SHADES
FANBO ULTRA SATIN ALL SHADES

FANBO ULTRA SATIN ALL SHADES
FANBO ULTRA SATIN ALL SHADES

Nah, jadi itulah hasilnya setelah lipsticknya aku pakai. Nomor 5 pertama kali mencuri perhatianku ges. Lihatlah betapa cantik warnanya (buat penyuka warna bold). Finishnya cantik banget, bibir kelihatan sehat ya. Btw untuk foto bagian atas yang pakai jilbab pink, itu aku pakai mulai sekitar set 6 pagi. Set dah pagi amat yak wkwkwk. Masuk kerja jam 6 sis jadi ya mau nggak mau harus berangkat pagi. Untuk yang paling bawah itu hasilnya hingga jam set 4 sore. Yup lipsticknya masih ada walaupun nggak se-intens awal pemakaian ya. Kenapa itu lipsticknya masih ada ? Jadi aku tipe-tipe yang memang awet kalau pakai lipstick maupun lipcream dan jarang touch up. Ada juga temen aku yang pakai lipcream pun habis makan bisa langsung ilang gitu. Makan cantik mungkin jadi lipsticknya masih nempel ? Wait, kadang aku juga mikir kok bisa ya. Pas lagi makan aku amatin sendiri tuh cara aku makan. Jadi aku tu sudah kebiasan kalau makan pakai sendok, giginya yang duluan tapi bukan kayak yang di video-video gitu ya yang ampe nyengir-nyengir. Bibirnya tetep nempel lah. Produk ini sekarang menjadi favorite ku. Gara-gara gratis ya ? Ya elah kalau cuma bilang favorite di blog ya ngapain aku pakai ini produk setiap hari wkwkwk. Dipakai ya karena suka. Kalau memang aku suka ya aku bilang suka, kalau enggak ya aku bilang enggak. Kadang aku juga bosen pakai lip cream, karena pas banget dapet produk ini aku coba dan ternyata aku suka. Nyaman, ringan, nggak bikin bibir kering dan coverangenya bagus. Longlasting nggak kak ? Longlasting sis, kalau nggak dibuat minum sama makan hehe. Ketahanannya tergantung temen-temen makan apa, mungkin bisa bertahan sekitar 6 jam-an gitu. Itu yang di foto hampir pakai 9 jam-an, mungkin karena memang nggak lagi makan yang extrem.

WHERE TO BUY ?
Tokopedia & Shopee

PRICE

Rp 41.300 (Shopee & Tokopedia)

PLUS
-Ringan dan nyaman dipakai.
-Warnanya cantik-cantik.
-Pigmentasi dan coveragenya bagus.


MINUS
-Rawan patah lipsticknya.
-Packagingnya bagi aku kurang sih.

RATE
7.5/10

Gimana nih, temen-temen udah pernah nyobain produk ini belum ? Yuk share pengalamannya di kolom komentar. Dan selamat bertemu di review aku berikutnya.

Big Hug,


Titah Sanjana


Untuk info lengkapnya silahkan klik link yang ada di bawah
Website
Instagram
Twitter
Facebook

Find me on


Instagram @titah.in